Malili -Luwurayapos.com,10/11/2025
Peningkatan jalan Tarengge Batas Kota Malili (Desa Ussu -Malili ) Kontraktor Pelaksana CV Bumi Makmur Mandiri, terhambat oleh Tiang listrik PLN yang berada dititik pekerjaan utama (Galian Bundaran)
Pantauan Luwurayapos.com,Senin 10 November 2025 di Dusun Salo’ Ciu Desa Ussu -Malili ada dua tiang Listrik pada titik kegiatan dapat membahayakan, melihat kondisi tiang sudah miring yang dapat membahayakan Masyarakat sekitar dan pengguna jalan sebagai akses utama jalan trans Sulawesi
Surat Sekertaris Daerah Luwu Timur sudah dua kali disampaikan ke Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN MALILI, tertanggal 06/10 dan 31/10/2025 perihal pemindahan tiang listrik, Sehubungan dengan pekerjaan Peningkatan Jalan Ruas Tarengge – Batas Kota Malili yang berlokasi di Desa Ussu Kecamatan Malili yang dikerjakan oleh CV. Bumi Makmur Mandiri

Teknisi ULP PLN MALILI (Ikbal) dikonfirmasi,Senin (10/11/2025) “PLN ULP Malili belum menindaklanjuti untuk pemindahan tiang listrik dilokasi proyek karena kami menunggu dari Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Palopo (UP3 Palopo) untuk proses lelang, terkait pembiayaan tentu dibebankan ke Pemohon (Pemda), pihak PLN Malili juga sudah meninjau titik tempat penempatan Tiang, kalau sudah ada arahan dari UP3 Palopo kami segerah laksanakan” jelas Ikbal
Sementara Kontraktor Pelaksana CV Bumi Makmur Mandiri, Haerul “Proyek ini sudah mengalami Deviasi minus 6%, masa pelaksanaan berakhir bulan Desember 2025,salah satu hambatan pada kegiatan ini adalah belum dipindahkan tiang Listrik dan ini sangat membayakan keselamatan pekerja kami dan yang lain Unit excavator yang bekerja untuk galian tanah sangat membahayakan saat beroperasi dan kami sudah menyampaikan ke pihak PLN untuk biaya pemindahan tiang,pihak PLN Malili estimasi Rp.60 juta, namun hingga saat ini belum juga ada tindakan, ungkapnya

Dinas PU-PR Luwu Timur melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Abd Gaffar “Proyek Peningkatan jalan Tarengge Batas Kota Malili yang menggunakan APBD 2025 yang berkontrak tanggal 23/9/2025, hingga masuk Minggu ke dua bulan November berdasarkan laporan Konsultan Pengawas progres mengalami keterlambatan, disebabkan beberapa faktor mulai dari kesepakatan harga nilai kompensasi tanah masyarakat yang menjadi proyek jalan dan ini sudah ada kesepakatan (tertulis), selain itu kata Gaffar yang menjadi hambatan juga adanya tiang listrik PLN yang berada pada jalur pekerjaan utama, Galian untuk jalur bundaran,belum ada kejelasan pasti kenapa pihak PLN Malili belum mengambil tindakan sementara Pemda secara resmi melalui Sekda Luwu Timur sudah dua kali penyampaian lewat Surat, selaku PPK pada kegiatan ini tentu berharap pihak ULP PLN Malili segerah ambil tindakan untuk pemindahan tiang listrik,agar semua pihak tidak dirugikan” jelas Gaffar.
Tokoh Masyarakat yang juga aktivis Sosial Masyarakat, Abdul Thalib Patuo, sangat menyayangkan inkonsistensi ULP PLN Malili sebagai perusahaan BUMN yang mengabaikan surat Pemda Luwu Timur, “ini adalah kelalaian PLN mengulur waktu dengan alasan yang tidak objektif, selain itu bentang jaringan kabel listrik PLN yang voltase tinggi sangat berdampak bahaya pada Masyarakat sekitar maupun pengguna jalan saat terjadi Eksiden kalau tiang listrik PLN tumbang, dipertanyakan biaya pemindahan tiang listrik kenapa harus Pemohon atau pihak Rekanan yang bayar” ungkap Thalib

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah memulai pembangunan jalur dua (dua jalur) di Ussu-Malili, yang mencakup pembangunan bundaran di ujung jalur dekat batas kota dengan gerbang dan rest area.
Proyek ini bertujuan untuk memoles ibu kota kabupaten dengan desain modern dan diperkirakan akan selesai secara bertahap. Pembangunan dimulai dari batas Desa Atue ke Kota Malili Pembangunan tahap pertama menggunakan APBD sebesar Rp 6 Miliar.

Bundaran yang terletak di ujung jalur akan dilengkapi dengan gerbang batas kota dan rest area, serta menampilkan ikon dan logo Kabupaten Luwu Timur.
Pembangunan ini telah disetujui oleh Balai Jalan Nasional. Proyek ini merupakan salah satu proyek strategi Daerah yang di canangkan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur Ir.H.Irwan Bachri Syam, Dra.Hj.Puspawati sebagai program prioritas pada sektor pembangunan dan peningkatan infrastruktur perkotaan yang tersebar dibeberapa ruas Jalan Nasional yang ada di Luwu Timur (LRP)














