banner 720x90

Audiensi Komisi II DPRD Luwu Timur Bersama Perum Bulog Jakarta Terkait Usulan Penambahan Pembangunan Gudang Bulog

Jakarta, Luwurayapos.com – Komisi II DPRD Kabupaten Luwu Timur bersama Pemerintah Daerah melakukan audiensi dengan Perum Bulog di kantor pusat Bulog, Jakarta, 3/12/2025 guna membahas usulan penambahan pembangunan Gudang Bulog dan peningkatan sarana pascapanen untuk mendukung petani. Audiensi ini diterima langsung oleh Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen Marga Taufik, beserta jajaran petinggi Bulog.

Komisi II menjelaskan bahwa Luwu Timur memiliki luas area panen sekitar 24.000 hektare setiap musim dengan produksi rata-rata 160.000 ton gabah, atau setara 80.000 ton beras dengan asumsi rendemen 50 persen. Namun dari total produksi tersebut, sekitar 60% diserap oleh pengusaha luar daerah akibat minimnya sarana dan prasarana pengolahan pascapanen di wilayah Luwu Timur.

Keterbatasan kapasitas penyimpanan juga menjadi permasalahan utama. Gudang Bulog Maleku (4.000 ton), Gudang SRG Mangkutana yang disewa dari Pemda (1.200 ton), serta gudang milik penggilingan (2.000 ton) semuanya berada dalam kondisi penuh. Total daya tampung Bulog yang hanya sekitar 7.000 ton menyebabkan Bulog tidak mampu menyerap gabah petani secara optimal, sehingga harga gabah di lapangan mudah dimainkan oleh tengkulak meski pemerintah telah menetapkan harga acuan sebesar Rp 6.500 per kilogram.

Untuk mengatasi hal tersebut, Komisi II DPRD bersama Pemerintah Daerah merekomendasikan kepada Bulog agar menambah kapasitas gudang penyimpanan menjadi 10.000 hingga 20.000 ton. Selain itu, sangat diperlukan penambahan lima unit penggilingan padi modern dengan sistem pengeringan dryer berkapasitas 120 ton per jam, mengingat curah hujan di Luwu Timur yang cukup tinggi sehingga pengeringan gabah sangat bergantung pada teknologi modern.

Komisi II berharap hasil audiensi ini dapat memberikan solusi nyata bagi petani, terutama dalam meningkatkan serapan gabah lokal dan menstabilkan harga di tingkat petani.

“Semoga hasil audiensi ini dapat membuahkan kebijakan yang benar-benar berdampak bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Luwu Timur,” demikian disampaikan perwakilan Komisi II DPRD Luwu Timur (Sarkawi Hamid)

Audiensi berlangsung dengan penuh perhatian dari pihak Bulog, dan seluruh harapan serta rekomendasi disampaikan langsung kepada Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen Marga Taufik, beserta jajaran manajemen Bulog.

Musdiana/LRP

banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90

You cannot copy content of this page