Luwu Timur, Luwurayapos.com – Kepala Sekolah SDN 128 Pepuro menyayangkan adanya isu oknum wartawan yang diduga mendatangi sekolah maupun desa dengan mengatasnamakan Bupati Luwu Timur.
Menanggapi hal tersebut, Kepala sekolah SDN 128 Pepuro menegaskan bahwa setiap pihak yang mengklaim membawa nama Bupati Luwu Timur harus terlebih dahulu dikonfirmasi kebenarannya. Jika tidak ada bukti atau konfirmasi resmi, maka tindakan tersebut diduga hanya merupakan akal-akalan oknum tertentu.
Sebelumnya, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, juga telah menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan atau mengizinkan siapa pun untuk membawa atau menggunakan namanya dalam urusan kerja sama media, baik ke sekolah maupun ke desa-desa. Ia mengimbau agar pihak terkait segera melakukan konfirmasi apabila ada yang mengatasnamakan dirinya.
Kepala SDN 128 Pepuro menjelaskan bahwa memang ada beberapa pihak yang datang menawarkan kerja sama atau kontrak media. Namun hingga saat ini, tidak ada satu pun yang secara langsung menyebut atau membawa nama Bupati Luwu Timur.
“Kami sampaikan bahwa anggaran sekolah sangat terbatas setiap tahunnya. Pagu anggaran sekolah relatif kecil, sehingga tidak semua penawaran kerja sama dapat kami penuhi,” ujarnya, Jumat,(19/12/2025).
Ia menambahkan bahwa pihak sekolah pada prinsipnya selalu menerima wartawan dari media mana pun dengan baik. Namun apabila ada pihak yang mengatasnamakan Bupati Luwu Timur, maka pihak sekolah akan melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum menandatangani kontrak atau bentuk kerja sama apa pun.
Dengan adanya isu seperti itu, diharapkan sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat dapat lebih waspada terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab serta tidak mudah percaya terhadap pihak yang membawa-bawa nama pejabat tanpa dasar yang jelas.
(Deny-LRP)














