banner 720x90

Bupati Luwu Timur Resmi Kick Off Program Pandu Juara, Dorong Desa Mandiri dan Ketahanan Pangan

Luwu Timur, Luwurayapos – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, secara resmi melakukan kick off Program Pandu Juara, sebuah program strategis Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang bertujuan mendorong kemandirian desa melalui penguatan potensi lokal dan ketahanan pangan.

Peluncuran Program Pandu Juara dilaksanakan di lahan perkebunan sawit BPP Mangkutana, Desa Balaikembang, Jumat (26/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, DPRD Luwu Timur, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, camat, kepala desa, pengurus BUMDes, Koperasi Merah Putih, tim pendamping, serta insan media.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan Bachri Syam menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya peluncuran Program Pandu Juara yang telah dirancang secara matang sejak awal tahun 2025. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan desa sebagai subjek utama pembangunan, bukan sekadar penerima bantuan.

“Program Pandu Juara kita gagas agar potensi besar desa-desa di Luwu Timur dapat dikelola secara profesional, terencana, dan berkelanjutan. Desa harus mandiri dan mampu menghasilkan pendapatan yang signifikan,” tegas Bupati.

Bupati juga mengapresiasi dukungan Kapolres Luwu Timur dalam penguatan ketahanan pangan, serta sinergi DPRD, OPD teknis, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah terlibat aktif sejak tahap perencanaan program.

Sebanyak 33 desa ditetapkan sebagai pilot project Program Pandu Juara. Program ini difokuskan pada lima sektor unggulan, yaitu:

Pengembangan beras, termasuk pembangunan pabrik beras desa

Pengembangan ayam petelur yang dikelola secara profesional

Pengolahan ikan bandeng berbasis industri desa

Pengembangan hortikultura dan buah-buahan

Penguatan kakao premium sebagai komoditas unggulan ekspor Luwu Timur.
Seluruh potensi tersebut akan dikelola melalui BUMDes dan Koperasi Merah Putih dengan sistem manajemen profesional, melibatkan tenaga muda dan sarjana lokal, serta menerapkan target kinerja yang terukur.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Program Pandu Juara terintegrasi dengan program nasional Presiden RI Prabowo Subianto, program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta kebijakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, termasuk dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Koperasi desa akan menjadi pemasok utama kebutuhan pangan program MBG sehingga menciptakan pasar yang pasti dan berkelanjutan bagi desa.

“Pasar sudah jelas, sistem pembayarannya juga jelas. Tinggal bagaimana desa, BUMDes, dan koperasi bekerja aktif dan memanfaatkan peluang emas ini,” ujar Bupati.

Di akhir sambutannya, Bupati Irwan Bachri Syam mengajak seluruh kepala desa dan pengelola desa untuk proaktif, berkolaborasi, serta tidak ragu berkomunikasi langsung dengan pemerintah daerah guna mempercepat implementasi program.

Program Pandu Juara diharapkan menjadi model pembangunan desa berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Luwu Timur.

(Alimin/Tim/LRP)

banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90

You cannot copy content of this page