Luwurayapos.com,Luwu Timur – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Palopo melaksanakan salah satu program kerjanya melalui penyelenggaraan seminar bertema “Revitalisasi UMKM Lokal: Strategi Penguatan Bisnis Mikro di Era Ekonomi Digital” yang berlangsung di Desa Lakawali, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Senin (05/05/2025).
Seminar tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN yang menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa. Kegiatan ini menghadirkan, Mujur, Mahasiswa KKN Desa Lakawali, sebagai pemateri utama yang membawakan materi tentang pentingnya transformasi digital dalam meningkatkan daya saing usaha mikro di tengah era disrupsi teknologi.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Namun di tengah disrupsi digital, banyak pelaku UMKM menghadapi tantangan struktural dan teknologi yang menghambat keberlanjutan usahanya. Oleh karena itu, revitalisasi UMKM lokal pada Desa Lakawali menjadi kebutuhan strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif,” ujar Mahasiswa dalam penyampaiannya.
Kegiatan ini mendapat perhatian positif dari masyarakat dan aparat desa. Seminar berlangsung interaktif dengan sesi diskusi terbuka antara mahasiswa dan para pelaku UMKM yang hadir. Para peserta terlihat antusias menyerap materi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar digitalisasi usaha, pemasaran online, hingga pengelolaan keuangan sederhana.

Sekretaris Desa Lakawali, Imron Hidayat, S.M mengapresiasi peran aktif mahasiswa KKN yang dinilai mampu menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan ekonomi masyarakat desa.
“Dari seminar UMKM tentang….
Tentu menjadi pengetahuan baru bagi pelaku UMKM yang ada di Desa Lakawali. Secara teori memang perlu di bekali dengan baik sehingga kedepan dalam prakteknya pelaku UMKM memiliki gambaran untuk lebih jauh dalam mengembangkan usahanya “ungkap imron.
Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan terbentuk sinergi berkelanjutan antara mahasiswa, pelaku UMKM, dan pemerintah desa dalam membangun ekosistem usaha yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada digitalisasi.
Penulis:(Mujur/LRP)














