Luwu Timur, Luwurayapos.com – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama jajaran Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Luwu Timur mengunjungi korban tenggelam, Ashraf Nugraha, yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS Vale, Sorowako, Kecamatan Nuha.
Korban merupakan anak dari pasangan Aan Nugraha dan Ibu Dewi Nurmala, warga Desa Wewangriu, Jalan Baru. Peristiwa tenggelam tersebut terjadi di Pantai Molino, Sorowako, dan saat ini korban telah memasuki hari keempat dalam perawatan medis.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Ketua Srikandi Pemuda Pancasila Luwu Timur, Megawati Santoso, bersama jajaran pengurus lainnya sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada keluarga korban.
Dalam kesempatan itu, Bupati Irwan Bachri Syam menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami korban. Ia berharap Ashraf Nugraha segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.
“Kami turut prihatin atas kejadian ini. Pemerintah daerah akan terus memantau kondisi korban dan memastikan penanganan medis berjalan dengan baik. Semoga ananda Ashraf segera diberikan kesembuhan,” ujar Bupati 27/3/2026
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di kawasan wisata, terutama di area pantai yang memiliki potensi risiko.
Ketua Srikandi, Megawati Santoso, turut menyampaikan harapan agar korban segera pulih serta memberikan dukungan moril kepada keluarga agar tetap kuat menghadapi cobaan ini.
Adapun jajaran pengurus Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Luwu Timur yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, antara lain:
Ketua: Megawati Santoso
Sekretaris: Rafitriany Rasyid
Wakil Bendahara I: Ratnawati Rani
Bidang OK: Erna Tundeka
Bidang Pendidikan dan Seni Budaya: Kurbani
Bidang Kesehatan dan Sosial Kemasyarakatan: Dorkas Dukku
Bidang Dana dan Prasarana: Umriati Enre
Bidang Ekonomi, UMKM dan Tenaga Kerja: Sri Sulasih
Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga: Hj. Suldia dan Wati
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan semangat bagi korban dan keluarga dalam menghadapi masa pemulihan.
Musdiana/LRP














