banner 720x90

FORUM PEMUDA KALPATARU, RANTEMARIO, UJUNG BARU, HENTIKAN   PEMBANGUNAN PLTMH TOMONI PT.ARKORA HIDRO MALILI

Luwurayapos.com– Forum Pemuda Desa Kalpataru, Rantemario, Ujung Baru, Kecamatan Tomoni,  Kab Luwu Timur, Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di pintu masuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) PT.ARKORA HIDRO MALILI Desa Rantemario Jum’at,28/2/205.

Aksi tersebut selain melibatkan Pemuda Desa juga Aktifis pecinta alam  setempat yang menyuarakan protes lewat orasi-orasi yang disampaikan para orator yang diawali oleh Sabri dilanjutkan Fadli (Jenderal Lapangan) kemudian Syamsir (Desa Ujung Baru), Wawan (Desa Rantemario), Ricky (Desa Kalpataru).

Para orator menyampaikan beberapa tuntutan ke Pihak Perusahaan PT.Arkora Hydro Malili untuk menghentikan aktivitas proyek PLTMH sebelum ada kesepakatan bersama.

“jika tuntutan Warga Pemuda 3 Desa tidak ada kesepakatan hari ini maka aktivitas Perusahaan kami minta dihentikan untuk sementara” tegas Sabri lewat orasinya

Dilanjutkan Sang jenderal Lapangan Fadli “Transparansi pihak perusahaan untuk perekrutan tenaga kerja lokal maupun pemberdayaan Armada angkutan yang ada di Wilayah pemberdayaan tidak dilakukan oleh pihak Perusahaan dengan cara ini tidak bisa ditolerir dan kegiatan ini harus dihentikan ” kata Sang jenderal Lapangan.

Tekanan tuntutan semakin keras saat perwakilan Pemuda dari Desa Ujung Baru Syamsir ” Keberadaan PT.Arkora dan 2 kontraktor yang mengerjakan PLTMH Tomoni di Desa Rantemario merusak sarana Jalan penghubung Desa yang dilewati pihak perusahaan,  ini adalah bentuk pelanggaran yang harus kami tindaki lewat aksi, lebih parah lagi kata orator muda ini PT.Arkora menggunakan kabel listrik PLN milik Masyarakat yang diadakan dengan anggaran Swadaya Masyarakat juga dimanfaatkan oleh Perusahaan ” katanya dengan lantang.

Sementara orator pemuda Desa Kalpataru Ricky menegaskan ” Perekrutan tenaga kerja seharusnya profesional jangan main sembunyi -sembunyi  jangan hanya orang tertentu saja yang disampaikan sehingga tenaga kerja yang sudah direkrut tidak mendapatkan haknya yang diatur sesuai Regulasi dan tenaga kerja yang sudah dipekerjakan terkesan “budak” dikampungnya”

Aksi semakin memuncak saat orator meminta pihak PT.Arkora untuk menemui mereka untuk menyampaikan sikapnya atas aksi yang digelar dijalan masuk ke proyek.

“Arkora jangan main-main dengan aksi forum Pemuda 3 Desa, Kami siap blok kegiatan ini dengan menutup Akses Jalan yang Perusahaan lalui, dan ingat pihak Perusahaan jangan usik kemiskinan kami” tandas Wawan yang disambut setuju oleh peserta Aksi dan Masyarakat yang ada disekitar tempat unjuk rasa.

Negosiasi antara Kapolsek Mangkutana dengan Penanggung jawab aksi untuk dimediasi di Kantor PT.Aekon yang berjarak 2 Km dari pusat Unjuk rasa, Kapolsek Mangkutana membuka mediasi antara Forum Pemuda 3 Desa dan Pihak PT.Arkora selaku Pemegang Izin (Ouner) dan Kontraktor Pelaksana Kegiatan PT.Aekon dan PT.Sulindo.

Mediasi berjalan dengan baik dan Masyarakat Forum Pemuda tetap Konsisten dengan tuntutannya.

Berita kesepakatan bersama dan di Tanda Tangani bersama Pihak Perusahaan dan Forum Pemuda Desa Kalpataru, Rantemario, dan  Ujung Baru.

Pada hari  jumat 28 Februari 2025 sekitar pukul 13 Wita, berikut kesepakatan:

  1. Penerimaan tenaga kerja dari Tiga perusahaan akan di publiksikan secara transparan melalui media informasi, baik juga melalui forum pemuda setempat.
  2. Bekerja sama dengan dinas tenaga kerja kabupaten dalam rangka penyebaran informasi penerimaan tenaga kerja.
  3. Pemberian identitas/ penanda untuk setian unit kendaraan perusahaan, maupun pihak rekanan yang beroprasi dalam wilayah kerja proyek.
  4. Penanganan secara bersama antara tiga perusahaan dalam rangka perawatan dan perbaikan jalan akses desa yang di lalui menuju lokasi project.
  5. Sementara waktu setiap kendaraan yang berkapasitas 10 ton lebih akan di informasikan terlebih dahulu, dan dilakukan pengawalan saat akan melintas di jalan akses desa.
  6. Dalam waktu dekat akan di lakukan koordinasi dengan dinas terkait sehubungan dengan penggunaan jalan akses desa yang akan dilalui kendaraan.
  7. Penyediaan jaringan listrik yang sesuai standar PLN agar dapat di manfaatkan bersama antara pihak perusahaan dan warga setempat.
  8. Pemasangan rambu lalulintas dan pos trafikan di jalan akses desa yang di anggap berpotensi terjadinya kecelakaan yang terlebih dahulu di koordinasikan dengan pihak polsek setempat untuk penentuan titik penempatan.
  9. Sosialisasi di tingkat kabupaten Luwu Timur terkait penggunaan bahan peledak.
  10. Membuat penyimpanan limbah K3 yang sesuai petunjuk dan di atur UU Lingkungan Hidup.
  11. Pihak perusahaan menyediakan departemen HSE untuk pencegahan dan keselamatan kerja baik untuk karyawan dan masyarakat sekitar wilayah perusahaan.
  12. Pihak perusahaan menjaga keberlansungan dan kelestarian wisata alam yang berada di area proyek.

Kapolsek Mangkutana AKP.Simon, saat ditemui LuwuRayaPos, Jum’at 28/2/2025 Mengatakan “kegiatan ini bersifat positif dan kita akan kawal sampai selesai saya berpesan tetap menjaga  keamanan dan ketertiban menjelang bulan suci Ramadhan ini. “Saya berharap semuanya baik, baik dari perusahaan maupun dari Warga Desa” ujarnya singkat.

Ironis proyek PLTMH Tomoni merupakan Penanaman modal dalam Negri terkesan tidak komunikatif dengan Pemerintah Daerah Luwu Timur, sehingga kegiatan yang baru berjalan sejak bulan Juni 2024 tidak menerapkan keterbukaan,  baik saat perekrutan tenaga kerja,  maupun penerapan Analisa Lalulintas yang menggunakan Asset Pemda berupa Jalan Penghubung antar Desa, bagaimana pula dengan keterbukaan tentang pengelolaan Lingkungan Hidup, Pencemaran Sungai Tomoni sebagai sumber utama dan Pengelolaan Penyimpanan Limbah BAHAN BERBAHAYA BERACUN (B3), proyek PLTMH Tomoni ini menggunakan Bahan Peledak (HANDAK) pada pekerjaan Terowongan sepanjang 1.200 Meter.

Pihak Pemerintah Daerah Luwu Timur, diharap untuk mengambil sikap untuk koordinasi ke Pihak Perusahaan Pemegang Izin, agar Masyarakat Luwu Timur terkhusus Masyarakat Desa Kalpataru, Rantemario,  Ujung Baru, Kecamatan Tomoni, menjadi Nyaman di Negeri sendiri Daerah yang Kaya dengan Sumber Daya Alamnya.

liputan lrp

banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90

You cannot copy content of this page