Luwurayapos.com,
Maros, Sulawesi Selatan – Kemacetan parah terjadi di Jalan Poros Trans Sulawesi, tepatnya di Kabupaten Maros, akibat banjir yang melanda wilayah tersebut. Arus lalu lintas lumpuh total sejak Selasa (11/2/2025) sore, mengakibatkan kendaraan terjebak hingga belasan jam Rabu,(12/02/2025).
Beberapa pengendara mengatakan bahwa mereka sudah terjebak sejak pukul 08.00 pagi hingga saat ini. Kemacetan diperkirakan mencapai lebih dari 20 kilometer di masing-masing arah, dengan total panjang kemacetan sekitar 40 kilometer. Situasi ini tentu menjadi tantangan besar bagi pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut.

Kemacetan panjang yang terjadi di Maros hari ini mendapat respons cepat dari tim gabungan relawan. Relawan dari Wis serta Densos Kabupaten maros turun langsung ke lokasi untuk membagikan minuman dan makanan gratis kepada warga yang terjebak macet.
Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terhambat perjalanannya akibat kemacetan. Warga yang menerima bantuan mengapresiasi langkah cepat para relawan yang telah memberikan dukungan di tengah kondisi sulit.

Pihak terkait terus berupaya mengurai kemacetan agar lalu lintas kembali lancar. Sementara itu, tim relawan tetap bersiaga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Semoga situasi segera membaik dan perjalanan warga kembali normal.
Menurut laporan dari pengendara, banjir yang belum surut meskipun hujan telah reda membuat banyak kendaraan tertahan di lokasi. Beberapa pengendara bahkan terpaksa mencari jalur alternatif untuk melanjutkan perjalanan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan terkait potensi banjir rob akibat pasang laut yang bisa memperparah kondisi di sekitar area terdampak.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk mencari rute lain dan terus memantau informasi terkini sebelum bepergian melalui jalan tersebut.
Abdul majid – (LRP)














