banner 720x90

Konsolidasi Demokrasi ke DPMD, Bawaslu Lutim Tawarkan Dua Gagasan Utama

Luwu Timur , Luwurayapos.com – Anggota Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Luwu Timur, Sulkifli, bersama staf melakukan kunjungan kelembagaan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Luwu Timur, Rabu (29/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu membawa dua gagasan utama yakni penguatan kerja sama menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serta dorongan tertib administrasi data kependudukan dan data pemilih di tingkat desa.

“Kami berharap dua hal ini bisa berjalan seiring, karena Pilkades dan tertib data pemilih adalah satu kesatuan penting. Ketika berbicara tentang Pilkades, kita sedang berbicara tentang hak masyarakat yang harus terjaga, terpenuhi, dan tersalurkan tanpa kecurangan maupun intimidasi,” ujar Sulkifli.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi demokrasi untuk memperkuat sistem kelembagaan sekaligus merawat kemitraan strategis antara Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan DPMD dalam menghadapi agenda demokrasi desa yang akan segera berlangsung.

Bawaslu Luwu Timur menilai, keterlibatan kelembagaan dalam Pilkades sangat penting untuk menghadirkan pengawasan partisipatif yang lebih luas, terukur, dan berbasis masyarakat.

“Dengan keterlibatan kelembagaan yang baik, pengawasan partisipatif bisa bergerak lebih luas. Sosialisasi pendidikan politik ke masyarakat juga bisa lebih massif, sehingga potensi kecurangan dapat diminimalisir dan pemetaan kerawanan melalui pendekatan masyarakat menjadi lebih terukur,” lanjutnya.

Selain Pilkades, Bawaslu juga menekankan pentingnya gerakan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan melalui pemerintah desa sebagai garda terdekat dalam pemeliharaan administrasi kependudukan.

“Pemerintah desa adalah garda terdekat dalam pemeliharaan data. Ketika administrasi data pemilih tertata baik, proses pemutakhiran akan jauh lebih mudah dan akurat. Ini juga membantu kita saat melakukan faktualisasi data di lapangan,” jelasnya.

Dorongan ini dinilai strategis untuk memastikan desa lebih siap menjaga validitas data pemilih, termasuk dalam pembaruan data terhadap pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) akibat meninggal dunia maupun perubahan status lainnya.

“Kedatangan kami adalah panggilan kemitraan yang harus terus terjaga dan terawat untuk demokrasi yang berkeadilan,” tutup Sulkifli, yang akrab disapa Songko Lotong.

Musdiana/LRP

banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90

You cannot copy content of this page