Luwu Timur , Luwurayapos.com – Pemerintah Desa Maleku, Kecamatan Mangkutana, menggelar kegiatan launching Bank Sampah “Bersimpul” (Beraksi Sisihkan Sampah Dapat Pulus) sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis lingkungan dan ekonomi.
Kegiatan ini dipusatkan di kantor desa dan dihadiri oleh berbagai unsur, dengan dominasi peserta dari pegawai Puskesmas serta para guru dari SMP Negeri 1 Mangkutana yang berperan aktif sebagai penggerak utama program.

Launching Bank Sampah “Bersimpul” ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dengan cara memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah. Melalui konsep bank sampah, masyarakat dapat menabung sampah yang memiliki nilai ekonomis sehingga memberikan manfaat tambahan secara finansial.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman terkait tata cara pengelolaan bank sampah, mulai dari proses pemilahan jenis sampah, penimbangan, hingga sistem pencatatan tabungan. Antusiasme peserta terlihat tinggi, terutama dalam menyambut program yang dinilai mampu menjadi solusi pengurangan sampah sekaligus peningkatan kesejahteraan.
Perwakilan Pemerintah Desa Maleku menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Bank sampah ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga bagaimana sampah bisa bernilai dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dengan diluncurkannya Bank Sampah “Bersimpul” di Desa Maleku, diharapkan kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, tenaga pendidik, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Luwu Timur.
Musdiana/LRP














