Luwurayapos.comm, Luwu Timur – Bupati Luwu Timur sebelum memulai rapat di gedung DPRD Luwu Timur menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang wafat saat adanya aksi unjuk rasa di Jakarta, 2 September 2025
Ia mengingatkan seluruh pihak agar menahan diri dan mengedepankan cara damai dalam menyampaikan aspirasi.
Bupati Luwu Timur turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta kesabaran,” kata Irwan Bupati Luwu Timur
Ia menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi adalah hak konstitusional warga negara. Namun, ia mengimbau aparat maupun peserta aksi untuk tetap mengutamakan sikap damai.
“Kami minta aparat untuk tetap sabar dan menahan diri, agar tidak terjadi benturan yang merugikan semua pihak,” tegasnya.
Menurutnya, peristiwa yang menimpa Affan harus menjadi pelajaran bersama agar tidak kembali terjadi.
“Arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo jelas, jaga keamanan, ketertiban, dan persaudaraan dengan cara damai, tanpa provokasi,” ujarnya.
Menurutnya, peristiwa ini harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk menjaga kondusivitas di daerah, termasuk di Luwu Timur kita ini
“Kami turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara Affan Kurniawan. Kejadian ini harus menjadi pelajaran agar kita bersama-sama menjaga kondusivitas yang ada di Luwu Timur,” ujar Bupati Luwu Timur
Ia juga mengapresiasi aparat penegak hukum yang cepat tanggap melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap oknum anggota yang saat itu berada di lokasi kejadian.
(Red-LRP)














