Luwu Timur, Luwurayapos.com – Masyarakat bersama Pemerintah Desa Harapan Lampia, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, menyatakan komitmen penuh dalam mendukung rencana pembangunan kawasan industri terintegrasi oleh PT Indonesia Huabao Industrial Park (PT IHIP).
Dukungan tersebut ditegaskan dalam pertemuan bersama tokoh masyarakat, pemuda, dan unsur pemerintah desa yang digelar pada Jumat sore (9 Januari 2026).
Dalam forum itu, disepakati permintaan agar aktivitas perkebunan yang masih berlangsung di area eks lahan kompensasi segera dihentikan dan lokasi tersebut dikosongkan.
Lahan eks kompensasi tersebut merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang telah ditetapkan sebagai kawasan industri. Masyarakat menilai kepastian lahan menjadi faktor penting agar proses investasi dapat berjalan tanpa kendala.
“Kami mendukung penuh rencana investasi PT IHIP dan tidak ingin ada hambatan, khususnya terkait lahan eks kompensasi PT Vale yang statusnya sudah jelas sebagai milik pemerintah daerah,” kata Zakkir mewakili masyarakat Lampia, usai menghadiri rapat bersama pemerintah desa.
Ia menegaskan bahwa hasil pertemuan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam merealisasikan pembangunan kawasan industri di Lampia. Pernyataan tersebut disepakati bersama seluruh peserta rapat.
Masyarakat Lampia juga mengimbau pihak-pihak tertentu agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi menghambat masuknya investasi di wilayah mereka. Menurut mereka, keberadaan kawasan industri diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.
Sesuai informasi yang dihimpun, rencana investasi PT IHIP di Desa Harapan Lampia dijadwalkan mulai berjalan pada akhir Januari 2026. Seluruh proses perizinan disebut telah rampung dan tahapan pembangunan kawasan industri akan segera dimulai.
Musdiana/LRP














