banner 720x90

Bawaslu Luwu Timur Perkenalkan Program Inovatif Pendidikan Politik, Sulkifli Jadi Narasumber

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Luwu Timur, Sulkifli, menekankan pentingnya pengawasan partisipatif sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi program pendidikan politik yang digagas Bawaslu. Hal ini disampaikan saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Pendidikan Politik Tahun 2025 di Aula Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, Senin (1/12/2025).

Dalam paparannya, Sulkifli menegaskan tiga tujuan utama pengawasan partisipatif, yaitu:

  1. Mewujudkan pemilu yang berkualitas.
  2. Memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan sesuai peraturan perundang-undangan.
  3. Mengurangi potensi pelanggaran.

“Dengan keterlibatan aktif masyarakat, risiko pelanggaran akan semakin kecil. Peran strategis ormas, organisasi kepemudaan, organisasi perempuan, hingga pemilih pemula sangat penting untuk memperkuat pengawasan partisipatif,” ujar Sulkifli.

Selain itu, Sulkifli memperkenalkan sejumlah inovasi program pendidikan politik yang digagas Bawaslu, di antaranya:

Podcast Bawaslu Mangkalinga, platform edukasi digital yang membangun sinergi dengan organisasi masyarakat sipil sebagai ruang diskusi dan edukasi pengawasan pemilu.

Program Pendidikan Pengawas Partisipatif, untuk mencetak kader penggerak pengawasan.

Kampung Pengawasan, yang dibentuk di desa-desa untuk memperluas partisipasi masyarakat secara langsung.

“Melalui program-program ini, Bawaslu mendorong masyarakat untuk aktif terlibat dalam pengawasan sekaligus meningkatkan literasi politik secara menyeluruh,” ungkap Sulkifli, yang akrab disapa Songko Lotong.

Sulkifli juga menambahkan bahwa saat ini Bawaslu aktif melakukan pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) serta membuka posko aduan bagi masyarakat yang menemukan kendala terkait data pemilih. Bawaslu mendorong kolaborasi multi-pihak, termasuk Kesbangpol, ormas, sekolah, organisasi perempuan, dan pemuda, agar pengawasan partisipatif menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Pendidikan politik, baik secara langsung maupun melalui media digital yang dilakukan Bawaslu, bertujuan memperkuat demokrasi, meningkatkan kualitas pemilu, dan mewujudkan keadilan pemilu. Keterlibatan masyarakat adalah kunci mewujudkan pemilu bermartabat,” tutup Sulkifli.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Luwu Timur, dengan tema “Demokrasi dan Partisipasi Masyarakat Membangun Masa Depan Luwu Timur yang Lebih Maju dan Sejahtera”, dibuka oleh Pj. Sekretaris Daerah Luwu Timur, Ramadhan Pirade, mewakili Bupati.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur Hj. Harisah Suharjo, Kepala Kesbangpol Salam Latief, Ketua KPU Irfan Lahabu, serta perwakilan TP PKK, DWP, sekolah SMA/MA, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, organisasi perempuan, dan pemuda.

Musdiana/LRP

You cannot copy content of this page