Luwu Utara, Luwurayapos.com – Pelantikan dan pengukuhan Makole Baebunta ke-36 berlangsung khidmat dan meriah di Desa Baebunta, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, pada Minggu, 18 Oktober 2026. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat Baebunta, masyarakat Luwu Utara, serta para pemangku adat yang hadir dari berbagai daerah se kedatuan Luwu.
Makole Baebunta ke-36 yang resmi dilantik adalah Hj. Andi Syarifah Muhaeminah, SE, M.Si, dengan gelar adat Opu Daengna Puteri, yang kini mengemban amanah sebagai Makole Baebunta ke-36.
Prosesi pelantikan dan pengukuhan secara langsung dilakukan oleh Datu Luwu Yang Mulia (YM) Andi Maradang Mackulau Opu To Bau selaku pemangku adat tertinggi di Tanah Luwu.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Luwu Muhammad Dhevy Bijak Pawindu, Wali Kota Palopo, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Syafiuddin Patahuddin, ST (Petta Cora), Anggota DPR dari Kabupaten Wajo, serta tokoh adat dan undangan lainnya se Luwuraya (Tanah Luwu).
Dalam sambutannya, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim menyampaikan ucapan selamat kepada Makole Baebunta ke-36 yang baru dilantik. Ia berharap Makole Baebunta dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadi perekat persatuan masyarakat.

“Lembaga adat memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga nilai-nilai budaya, kearifan lokal, serta memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat. Saya berharap Makole Baebunta dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan di Luwu Utara,” ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Luwu Utara juga mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama mengirimkan doa dan Surah Al-Fatihah kepada Makole Baebunta ke-35, Andi Masita Opu Daeng Tawuloeng, sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian beliau selama menjabat.
Pelantikan Makole Baebunta ke-36 ini diharapkan semakin memperkuat peran adat dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga warisan budaya leluhur di Kabupaten Luwu Utara.
(Gau sadewa-LRP)














