banner 720x90

Kesbangpol Gelar Dialog Multi Stakeholder di Mangkutana, Kapolsek Ajak Warga Jaga Kondusivitas Wilayah

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Dialog Tokoh Multi Stakeholder tingkat Kecamatan Mangkutana di Aula Serbaguna Kecamatan Mangkutana, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 Wita tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kepala desa, hingga anggota BPD se-Kecamatan Mangkutana guna membahas berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kesbangpol Kabupaten Luwu Timur Salam Latief, S.H., M.Si., CGCAE, Camat Mangkutana Darmawati, S.E., Kapolsek Mangkutana IPTU Muh. Junus, S.Sos., serta perwakilan Danramil Mangkutana Serka Rusli dari Intelkodim 1403 Palopo.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan panitia oleh Kepala Bidang Kewaspadaan dan Penanganan Konflik Kesbangpol Luwu Timur Helena, S.Sos., kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Kesbangpol sekaligus membuka secara resmi kegiatan dialog.

Dalam sambutannya, Kepala Kesbangpol Luwu Timur Salam Latief menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat komunikasi antar seluruh elemen masyarakat guna mencegah terjadinya konflik sosial di wilayah Kecamatan Mangkutana.

“Dialog seperti ini menjadi wadah untuk menyatukan persepsi, memperkuat sinergi, serta mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat,” ujarnya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Kesbangpol Luwu Timur, perwakilan Koramil Mangkutana Serka Rusli, Camat Mangkutana Darmawati, serta Kapolsek Mangkutana IPTU Muh. Junus.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Mangkutana IPTU Muh. Junus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta tidak mudah terpancing isu yang berkembang di media sosial.

Ia juga menegaskan bahwa aparat kepolisian akan terus melakukan langkah pencegahan dan penindakan terhadap berbagai penyakit masyarakat, termasuk perjudian dan peredaran minuman keras yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.

Adapun sejumlah isu strategis yang menjadi pembahasan utama dalam dialog tersebut meliputi perkelahian antar remaja yang berpotensi berkembang menjadi konflik antar kelompok maupun antar suku, kegiatan keagamaan yang mendapat penolakan masyarakat, hingga persoalan sosial yang berkembang di media sosial.

Musdiana/LRP

banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90

You cannot copy content of this page