banner 720x90

Kolaborasi Warga dan Petugas Berhasil Tangani Longsor di Kecamatan Burau

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Penanganan longsor di jalan poros Desa Cendana menuju Dusun Dongi-Dongi, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, terus dilakukan secara intensif, Sabtu (16/5/2026).

Longsor yang terjadi akibat cuaca buruk sempat menutup badan jalan dengan timbunan tanah, batu, dan ranting sehingga akses kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat dilalui.

Warga bersama personel Damkar Burau bergerak cepat melakukan gotong royong membersihkan material longsor secara manual sambil menunggu alat berat tiba di lokasi. Dengan menggunakan alat seadanya, masyarakat tampak bahu membahu membuka akses jalan agar aktivitas warga dapat kembali berjalan.

Selain Damkar, personel BPBD Luwu Timur juga sigap berada di lokasi untuk membantu proses penanganan dan memastikan kondisi di sekitar area longsor tetap aman bagi masyarakat.

Setelah beberapa waktu, alat loader milik PTPN akhirnya tiba di lokasi dan langsung melakukan pembersihan material longsor secara menyeluruh. Kehadiran alat berat tersebut mempercepat proses normalisasi jalan yang sebelumnya tertutup material longsor cukup tebal.

Personel Damkar Burau bersama masyarakat juga melakukan penyemprotan lumpur di badan jalan guna membersihkan sisa material agar kondisi jalan lebih aman dilalui kendaraan.

Kabid Darlog BPBD Luwu Timur, Akbar, mengatakan pihaknya bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan adanya longsor yang menutup akses jalan masyarakat.

“Begitu menerima informasi, tim langsung turun ke lokasi untuk membantu penanganan bersama Damkar, pemerintah kecamatan, masyarakat, dan pihak terkait lainnya. Alhamdulillah akses jalan sudah kembali terbuka dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat melintas di area rawan longsor mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Berkat sinergi antara warga, Damkar Burau, BPBD, pemerintah kecamatan, dan pihak PTPN, akses jalan kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat meski proses pembersihan masih terus dilakukan

Musdiana/LRP

You cannot copy content of this page