Luwu Timur, Luwrayapos.com – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Luwu Timur ke-23 dimanfaatkan sebagai ruang penguatan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM/UKM), khususnya dalam sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha di Kecamatan Mangkutana.
Koordinator Halal Luwu Timur, A.M. Fheri CPLA, menyampaikan bahwa hari ini pendampingan sertifikasi halal saat ini tidak hanya menyasar warung, kedai, dan lesehan, tetapi juga mulai menyentuh lingkungan sekolah, seperti SD Tawi Baru dan SMA Nurul Iman Mangkutana.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sertifikasi halal semakin meningkat, terutama bagi pelaku usaha makanan dan minuman.
“Sertifikasi halal bukan lagi sekadar program, tetapi sudah menjadi kewajiban sesuai Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 beserta turunannya. Karena itu kami berharap semua pihak, termasuk bidang UMKM dan UKM, turut aktif dalam sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Ia menambahkan, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya sertifikasi halal, baik dari sisi legalitas usaha maupun kepercayaan konsumen.
Dalam momentum pameran UMKM HUT Luwu Timur ke-23, pihak pendamping halal berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana edukasi sekaligus pelayanan bagi pelaku usaha agar lebih mudah mengakses informasi dan proses sertifikasi halal.
Selain mendukung legalitas produk lokal, program tersebut juga dinilai sejalan dengan visi dan program Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan dan pengembangan UMKM daerah.
Musdiana/LRP













