Luwu Timur, Luwurayapos.com – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu Timur, Abdullah Pannu, mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang resmi dicanangkan melalui Apel Siaga di Halaman Kantor Bupati Luwu Timur, Jumat (12/6/2026).
Menurut Abdullah, komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendukung pelaksanaan sensus terlihat nyata, salah satunya melalui rencana pemberian penghargaan kepada Petugas Pendataan Lapangan (PPL) dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) terbaik di setiap kecamatan.
“Ini merupakan langkah yang sangat luar biasa dan menjadi yang pertama yang kami ketahui di Indonesia yang memberikan reward kepada petugas sensus. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur benar-benar peduli terhadap kualitas data dan memahami bahwa data yang berkualitas akan menghasilkan kebijakan yang berkualitas pula,” ujar Abdullah Pannu.
Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 menjadi agenda penting untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan ekonomi daerah. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Untuk mendukung pelaksanaan sensus tersebut, BPS Luwu Timur telah merekrut sebanyak 268 petugas yang terdiri atas 234 petugas pendataan dan 34 petugas pengawas lapangan. Seluruh petugas akan bertugas di wilayah-wilayah yang telah ditetapkan di Kabupaten Luwu Timur.
Abdullah menegaskan bahwa para petugas memiliki peran strategis dalam menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, ia berharap seluruh petugas menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab.
Selain dukungan pemerintah daerah, Abdullah juga mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus saat pendataan berlangsung.
“Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterbukaan masyarakat dalam memberikan data yang akurat,” katanya.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, BPS, petugas lapangan, dan masyarakat, Abdullah optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Luwu Timur dapat berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas sebagai fondasi perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Luwu Timur dapat berjalan sukses dan menghasilkan data yang berkualitas,” pungkas Abdullah Pannu.
Musdiana/LRP













