Luwu Timur , Luwurayapos.com – Manajemen PO Bintang Zahira Trans angkat bicara terkait dugaan pelecehan yang dilakukan oleh salah seorang oknum kru bus terhadap penumpang perempuan. Pihak perusahaan menegaskan tidak mentolerir segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan hukum maupun norma yang berlaku.
Dalam keterangannya kepada Tim Liputan Luwurayapos, pihak manajemen menyampaikan bahwa tidak ada pimpinan perusahaan yang mengajarkan ataupun menghendaki karyawannya melakukan perbuatan yang salah. Peristiwa ini disebut menjadi pelajaran berharga bagi perusahaan untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Tidak ada seorang pimpinan perusahaan yang ingin mengajarkan karyawannya ke jalan yang salah. Sebagaimana orang tua yang tidak pernah menginginkan anaknya melakukan hal yang tidak benar, demikian pula kami tidak pernah menghendaki hal ini terjadi,” ujar pihak manajemen 22/7/2026
PO Bintang Zahira Trans juga menyatakan telah mengambil tindakan tegas terhadap oknum kru yang diduga terlibat dengan memberhentikannya dari perusahaan.
Selain itu, pihak perusahaan mendukung agar proses hukum yang sedang berjalan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami juga tidak menerima anggota kru kami berperilaku seperti itu dan semoga proses hukum tetap berlanjut,” tegasnya.
Manajemen mengakui bahwa tidak ada pihak yang dapat menjamin perilaku seseorang seratus persen. Namun demikian, selama ini PO Bintang Zahira Trans selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan.
“Kejadian ini menjadi pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga bagi kami. Semoga PO Bintang Zahira Trans dapat menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya,” lanjut pihak manajemen.
PO Bintang Zahira Trans pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas peristiwa yang terjadi serta berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan guna menghadirkan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan profesional bagi seluruh penumpang.
Musdiana/LRP













