banner 720x90

PP IPMA LUTIM: Industri Boleh Tumbuh, Tapi Jangan Jadikan Air dan Nelayan Sebagai Harga Pembangunan

Luwu Timur , Luwurayapos.com — Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur (PP IPMALUTIM) memandang perkembangan industri dan investasi sebagai bagian penting dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah. Kehadiran kawasan industri diharapkan mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta menciptakan peluang baru bagi masyarakat dan generasi muda Luwu Timur.

Namun, Ketua Umum PP IPMALUTIM, Andika, menegaskan bahwa pertumbuhan industri harus berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat, khususnya petani dan nelayan.

«“Industri boleh tumbuh dan investasi perlu kita dukung. Tetapi pertumbuhan tersebut harus tetap memperhatikan daya dukung lingkungan, kehidupan masyarakat, serta keberlanjutan sumber penghidupan nelayan,” ujar Andika.»

Menurutnya, pembangunan dan perlindungan lingkungan bukanlah dua kepentingan yang harus dipertentangkan. Keduanya justru harus menjadi bagian dari satu arah pembangunan Luwu Timur yang berkelanjutan.

PP IPMALUTIM mendorong pemerintah dan seluruh pihak terkait untuk terus memperkuat pengawasan lingkungan, termasuk pemantauan kualitas air, ekosistem pesisir, serta kondisi lingkungan di sekitar kawasan industri. Setiap perubahan kondisi lingkungan maupun hasil tangkapan nelayan perlu dilihat berdasarkan data dan kajian ilmiah, sehingga tidak muncul kesimpulan yang hanya berdasarkan asumsi atau informasi yang belum terverifikasi.

«“Kalau ada persoalan lingkungan, mari kita ukur, teliti dan buktikan secara ilmiah. Dengan data yang jelas, pemerintah, masyarakat dan pelaku industri memiliki dasar yang sama untuk mengambil keputusan,” jelas Andika.»

PP IPMALUTIM juga menilai bahwa keberadaan industri harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal. Jangan sampai masyarakat Luwu Timur hanya menjadi penonton di tengah besarnya investasi yang hadir di daerah sendiri.

Karena itu, pemerintah dan pelaku industri perlu terus mendorong prioritas tenaga kerja lokal, peningkatan keterampilan dan sertifikasi pemuda, pengembangan UMKM, serta terbukanya ruang usaha bagi masyarakat sekitar.

Bagi generasi muda Luwu Timur, industrialisasi merupakan peluang besar untuk meningkatkan kapasitas dan mengambil peran dalam pembangunan daerah. Pemuda harus dipersiapkan menjadi tenaga profesional, pelaku usaha, teknisi, tenaga administrasi, tenaga lingkungan, hingga bagian dari manajemen industri.

“Investasi harus kita lihat sebagai peluang masa depan. Pemuda Luwu Timur harus dipersiapkan agar tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan usaha dan mengambil posisi strategis dalam perkembangan industri di daerahnya sendiri,” kata Andika.

PP IPMALUTIM juga mendorong komunikasi yang terbuka antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, masyarakat dan kelompok nelayan. Kritik dan masukan masyarakat tetap penting, tetapi harus disampaikan secara konstruktif dan berdasarkan fakta.

Menurut Andika, pembangunan yang baik bukan berarti menutup ruang kritik, tetapi memastikan setiap kritik memiliki dasar data dan setiap kebijakan pemerintah dapat terus dikawal agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

«“Luwu Timur tidak harus memilih antara industri atau lingkungan. Kita bisa membangun industri yang maju, menjaga lingkungan tetap sehat, melindungi kehidupan nelayan, sekaligus membuka kesempatan yang lebih besar bagi pemuda dan masyarakat lokal,” tegas Andika, Ketua Umum PP IPMALUTIM.»

PP IPMALUTIM pada prinsipnya mendukung pembangunan dan investasi yang memberikan manfaat bagi daerah, dengan tetap mendorong kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan lingkungan, keterlibatan masyarakat, serta pemerataan manfaat ekonomi.

Industri tumbuh, ekonomi bergerak, pemuda mendapat peluang, masyarakat terlindungi, dan lingkungan tetap terjaga. Inilah arah pembangunan Luwu Timur yang perlu kita kawal bersama.

Andika/LRP

You cannot copy content of this page