banner 720x90

Firman Udding Dorong Penguatan APBD untuk Percepatan Pembangunan Lutim

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Luwu Timur, Firman Udding, menegaskan bahwa pengelolaan anggaran daerah harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar mengejar tingkat penyerapan anggaran.

Hal tersebut disampaikan Firman dalam penyampaian pandangan Banggar DPRD Luwu Timur terkait pembahasan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.13/8/2026

Firman mengatakan, perencanaan pembangunan daerah harus dilakukan secara terencana, terukur dan tepat sasaran. Setiap program yang diusulkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus berdasarkan kebutuhan masyarakat, skala prioritas pembangunan serta kemampuan keuangan daerah.

“Jangan sampai anggaran hanya terserap, tetapi manfaatnya tidak dirasakan masyarakat,” ujar Firman.

Menurutnya, koordinasi antara OPD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) perlu terus diperkuat sejak tahap perencanaan hingga evaluasi. Langkah tersebut penting untuk menciptakan perencanaan pembangunan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel dan berorientasi pada hasil.

Selain perencanaan belanja, Firman turut menyoroti sektor pendapatan daerah, khususnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia meminta pemerintah daerah menyusun peta potensi PAD secara komprehensif, menetapkan target berdasarkan potensi riil, melakukan evaluasi secara berkala serta memberikan perhatian khusus terhadap sektor-sektor yang memiliki kontribusi besar terhadap pendapatan daerah.

“Optimalisasi PAD ini bukan semata-mata untuk mengejar angka pendapatan, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan fiskal daerah,” jelasnya.

Dengan PAD yang meningkat dan dikelola secara transparan serta akuntabel, pemerintah daerah diharapkan memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Firman menegaskan, setiap rupiah dalam APBD harus memiliki arah penggunaan yang jelas dan memberikan dampak terhadap pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Luwu Timur.

“Pada akhirnya, setiap rupiah anggaran daerah harus direncanakan dengan baik, digunakan secara tepat, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Luwu Timur,” tegasnya.

Banggar DPRD Luwu Timur berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, OPD dan TAPD terus diperkuat sehingga kebijakan anggaran yang ditetapkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pencapaian prioritas pembangunan daerah.

Musdiana/LRP

You cannot copy content of this page