Luwu Timur, Luwurayapos.com — Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perindustrian (Disdagkop-UKMP) Kabupaten Luwu Timur memperkuat pengawasan distribusi LPG 3 kilogram hingga tingkat kecamatan, desa dan kelurahan.
Kepala Disdagkop-UKMP Luwu Timur, Senfry Oktovianus, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan LPG bersubsidi benar-benar diterima masyarakat sesuai peruntukannya.
Strategi pengawasan diperkuat dengan melibatkan pemerintah kecamatan hingga pemerintahan desa dan kelurahan. Mereka diharapkan menjadi mata dan telinga pemerintah dalam memantau distribusi LPG 3 kilogram di wilayah masing-masing.
“Dinas sudah memperkuat pengawasan dengan bersinergi bersama camat dan desa/lurah untuk mengawasi ini,” ujar Senfry 15/8/2026
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan setelah Disdagkop-UKMP menerima sejumlah laporan masyarakat terkait dugaan penyimpangan distribusi LPG bersubsidi.
Khusus di Desa Balantang, Senfry menegaskan seluruh pangkalan LPG 3 kilogram wajib melayani warga di sekitar pangkalan dan dilarang melakukan penjualan ke luar Desa Balantang.
“Saya sampaikan bahwa seluruh pangkalan yang ada di Balantang wajib melayani warga sekitar pangkalan dan dilarang melakukan penjualan keluar dari Desa Balantang,” tegasnya.
Selain memperkuat pengawasan, Disdagkop-UKMP Luwu Timur juga mengusulkan penambahan kuota LPG 3 kilogram untuk tahun 2027. Dari sekitar 300 ribu tabung per bulan pada 2026, kuota yang diusulkan meningkat menjadi 700 ribu tabung per bulan pada 2027.
Usulan tersebut diharapkan dapat menyesuaikan ketersediaan LPG dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mengantisipasi persoalan distribusi yang terjadi di lapangan.
Disdagkop-UKMP Luwu Timur akan terus membangun koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan untuk memperkuat pengawasan. Masyarakat juga diharapkan aktif menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan penyimpangan dalam distribusi LPG bersubsidi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga ketersediaan LPG 3 kilogram sekaligus memastikan penyalurannya tepat sasaran bagi masyarakat Luwu Timur.
Musdiana/LRP













