Luwu Timur, Luwurayapos.com – Pantai Ujung Suso, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, menjadi lokasi pelaksanaan Suso Fest 2026, sebuah festival yang menggabungkan kegiatan wisata, hiburan, olahraga, seni, kesehatan, dan edukasi lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung pada 19–20 September 2026 tersebut mengusung tema “Eco-Escape: Fun, Clean and Connect” dengan konsep green event dan zero waste.
Suso Fest 2026 digelar melalui kolaborasi Karang Taruna Kecamatan Burau, Selaras Batara Guru, Famajjah Art, serta PIK Remaja Matundreng SMA Negeri 7 Luwu Timur.
Selama kegiatan berlangsung, pengunjung diajak untuk ikut menjaga kebersihan kawasan wisata, antara lain dengan mengurangi penggunaan wadah sekali pakai dan membawa tumbler.
Beragam kegiatan turut mewarnai festival tersebut. Rangkaian acara diawali dengan Sabtu Sehat Juara (SSJ), sosialisasi bantuan hidup dasar, pemeriksaan kesehatan, donor darah bersama RSUD I Lagaligo Wotu, serta lomba mewarnai tingkat sekolah dasar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan talk show “Peduli Sampah, Peduli Masa Depan”, Bike to Suso Fest, pertunjukan seni dan hiburan, serta sesi berbagi bersama Duta Wisata Sulawesi Selatan, Irfan Syauqi Madani dan Dzakira Maharani.
Memasuki hari kedua, peserta mengikuti World Cleanup Day (WCD) melalui aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Ujung Suso.
Sekretaris Panitia Suso Fest 2026, Wildam, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan Pantai Ujung Suso sebagai destinasi wisata yang dapat berkembang dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini wisatawan dan masyarakat semakin sadar menjaga lingkungan wisata. Pantai Ujung Suso bukan hanya tempat wisata, tetapi juga salah satu sumber ekonomi masyarakat,” kata Wildam.
Ia menegaskan, kemajuan sektor pariwisata perlu berjalan seiring dengan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Kami ingin wisatanya maju, lingkungannya tetap bersih, dan masyarakat semakin sejahtera dengan meningkatnya kunjungan wisata,” ujarnya.
Pelaksanaan Suso Fest 2026 turut mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparmudora), Dinas Lingkungan Hidup, PT Vale Indonesia, PT Mars, perwakilan BUMD, Puskesmas, PMI, sponsor serta masyarakat setempat.
Wildam berharap Suso Fest dapat terus dilaksanakan dan berkembang menjadi salah satu kegiatan wisata berbasis lingkungan di Kabupaten Luwu Timur.
“Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menjadi event percontohan dengan konsep ramah lingkungan di Luwu Timur,” pungkasnya.
Musdiana/LRP













