banner 720x90

Kapolres AKBP Ario Putranto Turun Langsung ke Lokasi TKP Penikaman di Pantai Seta-Seta Untuk Memberikan Rasa Aman Kepada Masyarakat

Luwu Utara, Luwurayapos.com — Polres Luwu Utara dipimpin langsung Kapolres AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi lakukan penyisiran di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Hari kedua pasca insiden penikaman yang terjadi di Pantai Seta-Seta desa Poreang, kecamatan Tana Lili. Penyisiran dilakukan senin (5/10/2026) malam dengan turut melibatkan personil Brimob dari Batalyon D Pelopor.

Di momen itu, tak hanya penyisiran dan imbauan langsung ke warga agar tidak memperkeruh suasana dengan berkerumun di sekitar TKP, personil Unit Reaksi Cepat dari Satreskrim juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa bangkai kendaraan roda yang habis dibakar massa saat kejadian berlangsung.

Penyisiran dilakukan hingga Selasa Dini hari untuk memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi menimbulkan konflik pasca meninggalnya salah seorang warga dusun tanete desa poreang yang menjadi korban penikaman oleh salah seorang warga dusun Lengkong Tupao desa Munte kecamatan Tana Lili.

“Tolong bantu kami agar disampaikan ke warga untuk tidak terpancing dengan isu yang bernada provokasi apalagi provokasi melalui media sosial. Dan ditegaskan juga bahwa ini bukan konflik antar desa atau pemuda.” Ungkap Kapolres saat menemui Camat dan kepala desa di lokasi kejadian.

Dari desa Poreang, kapolres didampingi Danyon D pelopor dan PJU polres Lutra melanjutkan penyisiran ke desa munte sekaligus membubarkan kerumunan warga yang masih berkumpul di luar rumah hingga dini hari.

“Lagi nonton bola atau mancing. Kalau sudah tidak ada aktivitas sudah boleh kembali ke rumah untuk istirahat ya, apalagi sudah tengah malam.” Imbauan langsung AKBP Ario saat menemui kumpulan warga di pesisir desa munte selasa dini hari.

Sebelumnya, situasi di pantai Seta-Seta desa Poreang minggu (4/10) sore memanas. Hal itu dipicu meninggalnya YR (27) warga desa poreang usai ditikam kerabatnya sendiri ER (31) dari desa Munte kec. Tana Lili. Berawal dari perdebatan keduanya terkait tanah warisan berujung cekcok hingga penganiayaan, “ujarnya

Sementara satu korban penikaman lainnya, AR (33) hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS. Polisi juga telah menngamankan pelaku di mako polres luwu utara untuk penyelidikan lebih lanjut.

bahar/LRP

You cannot copy content of this page