banner 720x90

Gandeng Kementan dan Pemprov, Pemkab Lutim Bimbing Peternak Babi Cegah ASF

‎Luwu Timur, luwurayapos.com – Sebagai wujud kolaborasi lintas pemerintah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur bersama Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI dan Dinas Peternakan Pemprov Sulsel melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengendalian Penyakit Ternak Babi berbasis Community-based ASF Biosecurity Intervention pada Rabu (07/10/2026).
‎
‎Kegiatan strategis ini diikuti oleh 50 peternak babi dari wilayah Tomoni Timur. Pelatihan mengacu pada prosedur Community-based ASF Biosecurity Intervention sebagai langkah konkret memperkuat pemahaman serta benteng pertahanan peternak lokal dalam mencegah dan mengendalikan ancaman penyakit infeksius berbahaya, seperti African Swine Fever (ASF) dan Hog Cholera/Classical Swine Fever.
‎
‎Rangkaian kegiatan mencakup penyampaian materi teknis mengenai konsep biosekuriti yang benar hingga praktik langsung di lapangan.


‎
‎Para peserta dibekali pemahaman mengenai penerapan biosekuriti mendasar, mulai dari kontrol ketat akses keluar-masuk orang dan kendaraan ke area kandang, pelaksanaan desinfeksi rutin pada peralatan dan lingkungan, penyediaan area isolasi khusus bagi ternak baru atau sakit, hingga pengelolaan pakan dan air bersih yang terbebas dari kontaminasi virus.
‎
‎Pemerintah Daerah berharap penerapan langkah-langkah biosekuriti secara disiplin di tingkat peternakan rakyat mampu meminimalkan risiko masuk dan menyebarnya agen penyakit, sehingga keberlangsungan ekonomi para peternak di Luwu Timur dapat terus terjaga.
‎
‎Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif para peserta, kegiatan diakhiri dengan penyerahan sertifikat pelatihan. Penyerahan sertifikat ini menjadi penanda kepercayaan Pemkab Luwu Timur kepada para peternak untuk menjadi garda terdepan dan kader pelopor dalam menerapkan serta mensosialisasikan biosekuriti di lingkungan sekitarnya. (fir/ikp-humas/kominfo-sp/LRP)

You cannot copy content of this page