banner 720x90

Harkopnas ke-79 Resmi Ditutup di Sorowako, KDKMP Disiapkan Jadi Percontohan Nasional

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Rangkaian puncak perayaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan resmi ditutup dengan sukses di Lapangan Iniaku, Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu malam (10/10/2026).

Acara penutupan yang dihadiri oleh ribuan masyarakat ini menjadi momentum krusial bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan berbasis pedesaan di Sulawesi Selatan.

Pekan Expo Koperasi dan UMKM 2026 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Sebanyak 24 Kabupaten dan Kota se-Sulawesi Selatan turut berpartisipasi Hampir seluruh Bupati dan Walikota dari daerah peserta hadir langsung dan memajang beragam produk hasil olahan Kehadiran para kepala daerah ini menunjukkan komitmen tinggi pemerintah kabupaten/kota dalam mendorong pengembangan koperasi dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah di wilayahnya.

Hadir langsung dalam malam puncak penutupan tersebut, Menteri Koperasi RI Dr. Ferry Juliantono, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, serta Bupati Luwu Timur Ir. Irwan Bachri Syam selaku tuan rumah penyelenggaraan.

Dalam sambutannya, Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mengembalikan koperasi sebagai pilar utama ekonomi nasional.

“Kementerian membidik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Sorowako di Sulawesi Selatan ini untuk menjadi daerah percontohan nasional dalam tata kelola ekonomi kerakyatan berbasis pedesaan. Kita harus mendorong penyempurnaan model bisnis dan digitalisasi agar koperasi mampu bersaing di pasar modern,” ujar Dr. Ferry Juliantono.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memberikan apresiasi tinggi atas implementasi program ekonomi kerakyatan di Luwu Timur yang sejalan dengan Asta Cita Nasional. Secara khusus, Gubernur memuji operasionalisasi KDKMP Sorowako karena dinilai berpihak nyata pada masyarakat bawah.

“Luar biasa karena 70 persen barang yang tersedia di gerai KDKMP Sorowako ini merupakan produk hasil masyarakat lokal sendiri. Penyelenggaraan Harkopnas di Sorowako ini menjadi bukti nyata solidnya ketahanan ekonomi regional, yang juga memicu multiplier effect besar pada keterisian hotel, usaha katering, transportasi, hingga omzet pedagang kecil setempat,” ungkap Andi Sudirman.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, Ir. Irwan Bachri Syam, menegaskan bahwa momentum Harkopnas ke-79 merupakan panggung integrasi bagi arah pembangunan ekonomi daerah yang bertumpu pada kemandirian desa. Salah satu motor penggerak utamanya adalah Program Pandu Juara (Pembangunan Desa Unggul, Maju, dan Sejahtera) yang menyasar 33 desa percontohan.

“Melalui program Pandu Juara, kami mengalokasikan bantuan keuangan khusus dari APBD sebesar Rp2 miliar per desa untuk 33 desa percontohan ini. Tujuannya agar setiap desa mampu mengenali dan melejitkan kekuatan komoditas lokalnya sendiri, baik di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga olahan pangan. Namun, pengembangan ini tidak boleh berhenti pada produksi. Kami mengintegrasikan rantai ekonomi dari petani, nelayan, kelompok usaha, BUMDes, hingga Koperasi Desa Merah Putih agar pasar, harga, dan distribusinya jelas dan saling terhubung,” jelas Bupati Irwan.

Lebih lanjut, Bupati Irwan melaporkan perkembangan masif ekosistem pendukungnya di mana fisik Koperasi Desa Merah Putih saat ini telah rampung di 77 desa/kelurahan, dan 68 di antaranya sudah aktif beroperasi mengalirkan hasil bumi masyarakat. Inovasi hulu-ke-hilir ini sebelumnya juga telah membawa Luwu Timur meraih penghargaan nasional sebagai Daerah Peduli Inovasi Kreatif.

Di akhir sambutannya, Bupati yang akrab disapa Ibas ini turut menyampaikan terima kasih mendalam kepada seluruh jajaran OPD, aparat keamanan, para Bupati dan Walikota dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel, serta seluruh warga Kecamatan Nuha yang telah menyambut hangat estimasi 3.000 tamu daerah dengan aman dan kondusif.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan antar-daerah se-Sulawesi Selatan terus terjalin, dan koperasi semakin berdaya membawa kesejahteraan nyata bagi masyarakat.

Deni/LRP

You cannot copy content of this page