Luwu Timur, Luwurayapos.com – UPT SMP Negeri 1 Tomoni berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2026 dengan meraih delapan medali, terdiri atas satu medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu, restasi tersebut diraih pada Selasa (13/10/2026) di Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Capaian tersebut diraih melalui sejumlah cabang lomba yang mengangkat bahasa dan budaya daerah, mulai dari komedi, dongeng, pidato, hingga cerpen berbahasa daerah.
Prestasi tertinggi diraih Meysean, siswa kelas VIII.2, yang berhasil meraih Juara I pada cabang komedi putri. Ia dibimbing oleh Mariana Marsi, S.Pd.
Sementara itu, tiga medali perak diraih Nur Syariani Putri dari kelas VII.9 pada cabang komedi Bugis putri, Heril Ramadhan dari kelas IX.3 pada cabang komedi Bugis putra, serta Hasri Andika dari kelas VII.3 pada cabang dongeng Bugis putra. Ketiganya masing-masing dibimbing oleh Ahmad Ismail, S.Pd., M.Pd., Gr., untuk dua cabang komedi Bugis dan Nurhayati, S.Pd., Gr., untuk cabang dongeng Bugis putra.

Adapun empat medali perunggu diperoleh melalui sejumlah cabang lomba. A. Reynald Poster, siswa kelas VIII.1, meraih Juara III komedi Toraja putra dengan bimbingan Mariana Marsi, S.Pd.
Muh. Zaki Misdaq dari kelas IX.8 meraih Juara III pidato Bugis putra, sedangkan Hanifa Dahlan dari kelas IX.3 meraih Juara III pidato Bugis putri. Keduanya dibimbing oleh Erni, S.S.
Prestasi berikutnya diraih Yesrini Arika Marambameha dari kelas VIII.5 yang memperoleh Juara III cerpen Toraja putri dengan bimbingan Yosef Todingan, S.Pd., Gr.
Kepala UPT SMPN 1 Tomoni (Rustan), menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa dan kerja keras para guru pembimbing, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses latihan, pendampingan, dan kesungguhan siswa dalam mengikuti setiap cabang perlombaan. Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani berkompetisi.
Rustan juga berharap kegiatan FTBI dapat terus mendorong generasi muda untuk mengenal, mempelajari, dan melestarikan bahasa serta budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.
Keberhasilan meraih delapan medali ini menjadi capaian positif bagi UPT SMPN 1 Tomoni sekaligus menunjukkan peran sekolah dalam mendukung pengembangan bakat siswa dan pelestarian bahasa daerah melalui kegiatan pendidikan.
Syamsul/LRP













