banner 720x90

Peringati Hari Jadi ke-88 dan Syukuran Pasca Panen, Desa Wonorejo Gelar Zikir dan Doa Bersama

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Pemerintah Desa Wonorejo, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, menggelar zikir dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-88 Desa Wonorejo yang dirangkaikan dengan syukuran pasca panen.

Kegiatan yang penuh khidmat tersebut dilaksanakan di Masjid Nurul Yaqin, (Kamis 15/10/2026), dan diikuti oleh aparat desa, kelembagaan Desa, para tokoh – tokoh dan Masyarakat desa

Turut hadir Camat Mangkutana Darmawati, S.E., dan Kepala Desa Wonorejo Hj. Nurhayati.

Kepala Desa Wonorejo, Hj. Nurhayati, mengatakan kegiatan ini memiliki dua makna rasa syukur sekaligus. Pertama, syukur atas perjalanan panjang Desa Wonorejo yang telah memasuki usia ke-88 tahun. Kedua, syukur atas limpahan hasil panen yang baru saja dinikmati oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di usia Desa Wonorejo yang ke-88 tahun ini, kita juga baru saja menyelesaikan panen raya. Mayoritas warga kita adalah petani, jadi ini adalah nikmat yang luar biasa yang harus kita syukuri bersama. Zikir dan doa ini adalah wujud syukur kami,” ujar Hj. Nurhayati.

Menurutnya, keberhasilan panen tahun ini tidak lepas dari kebersamaan warga, kerja keras petani, serta kondisi alam yang mendukung. Ia berharap hasil panen yang melimpah dapat membawa berkah, meningkatkan kesejahteraan keluarga petani, dan memperkuat ketahanan pangan desa.

“Harapan kami ke depan, Desa Wonorejo tidak hanya maju dalam pembangunan fisik, tetapi juga semakin sejahtera petaninya, makmur hasil buminya, dan tetap menjaga persatuan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pemerintah desa dalam menjalankan roda pemerintahan,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Mangkutana, Darmawati, S.E., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai momentum HUT desa yang dirangkaikan dengan syukuran pasca panen sangat relevan dengan karakter Desa Wonorejo sebagai desa agraris.

“Alhamdulillah, kami sangat mendukung kegiatan ini. Ini bentuk rasa syukur yang sempurna, mensyukuri usia desa yang ke-88 tahun sekaligus mensyukuri rezeki dari hasil bumi. Ini menunjukkan masyarakat Wonorejo adalah masyarakat yang religius dan pandai bersyukur,” ujarnya.

Ia juga berharap momentum ini menjadi doa bersama agar Desa Wonorejo ke depan terus berkembang di berbagai sektor, khususnya sektor pertanian, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kebersamaan dan sinergi antara pemerintah desa dengan seluruh elemen masyarakat.

Peringatan hari jadi ke-88 yang dirangkaikan dengan syukuran pasca panen ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan Desa Wonorejo, tetapi juga memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam mendukung kemajuan desa yang mandiri, sejahtera, dan berkah di masa mendatang.


Deni/LRP

You cannot copy content of this page