banner 720x90

Luwu Timur Raih Peringkat Pertama Realisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi 2026 Regional 4A Sulsel

‎Luwu Timur, Luwurayapos.com – Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, meraih peringkat pertama sebagai wilayah dengan realisasi penyaluran pupuk bersubsidi tertinggi Tahun 2026 untuk Regional 4A Sulawesi Selatan.
‎
‎Penghargaan tersebut diumumkan dalam kegiatan Pertemuan Perencanaan Kebutuhan Pupuk Bersubsidi Tahun 2027 yang berlangsung di Rich Palace Hotel, Surabaya, pada 14–16 Oktober 2026.
‎
‎Capaian ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Luwu Timur sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan sarana produksi pertanian bagi petani.
‎
‎Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur, Munadiah Asad, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada petani.
‎
‎“Capaian ini merupakan hasil dari upaya bersama dalam memperkuat tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi. Bagi kami, penyaluran pupuk tidak hanya berorientasi pada realisasi, tetapi juga harus memastikan ketepatan sasaran, kesesuaian dengan kebutuhan petani, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku,” ujar Munadiah.
‎
‎Menurutnya, keberhasilan penyaluran pupuk bersubsidi membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendataan, perencanaan, distribusi, dan pengawasan.
‎
‎Pertemuan perencanaan kebutuhan pupuk bersubsidi Tahun 2027 tersebut menjadi forum koordinasi untuk memperkuat perencanaan kebutuhan pupuk secara nasional, termasuk meningkatkan akurasi pendataan petani dan efektivitas penyaluran di daerah.
‎
‎Salah satu instrumen penting dalam perencanaan tersebut adalah Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), yang digunakan untuk menghimpun data kebutuhan pupuk petani sebagai dasar perencanaan sesuai ketentuan yang berlaku.
‎
‎Munadiah menegaskan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur akan terus memperkuat koordinasi dengan penyuluh pertanian dan kelompok tani guna memastikan pemutakhiran data e-RDKK berjalan secara akurat dan sesuai dengan kondisi usaha tani di lapangan.
‎
‎“Kami berharap capaian ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Dukungan serta partisipasi aktif petani dalam pemutakhiran data sangat penting agar perencanaan dan penyaluran pupuk bersubsidi semakin efektif, tepat sasaran, dan mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Luwu Timur,” tambahnya.
‎
‎Ia juga menekankan bahwa ketepatan data, kesesuaian alokasi, dan pengawasan penyaluran harus menjadi perhatian bersama agar pupuk bersubsidi dapat dimanfaatkan oleh petani yang berhak.
‎
‎Dengan capaian tersebut, Kabupaten Luwu Timur diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola pupuk bersubsidi serta memperkuat dukungan terhadap produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah. (ikp-humas/kominfo-sp/LRP)

You cannot copy content of this page