banner 720x90

Usulkan Empat Produk Unggulan Daerah, Kadis Disdakop Dorong Lada hingga Cokelat Masuk Program OVOP

‎Makassar, Luwurayapos.com – Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdakop) Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktavianus, menghadiri pertemuan awal rekonsiliasi data One Village One Product (OVOP) kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Dalam pertemuan tersebut, ia mengusulkan empat produk unggulan daerah untuk masuk dalam program OVOP, yakni lada, rumput laut, mie sagu, dan cokelat.
‎
‎Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini berlangsung di Hotel Horison, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sabtu (17/10/2026), dan dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Luwu Timur serta Kepala Bidang UKM.
‎
‎Pertemuan tersebut bertujuan menyelaraskan dan memvalidasi data produk unggulan daerah, menyepakati format pendataan, serta menetapkan mekanisme dan jadwal penyelesaian rekonsiliasi data OVOP di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
‎
‎Kadis Disdakop Senfry Oktavianus hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pengenalan serta pengembangan potensi produk lokal agar memiliki daya saing yang lebih luas.
‎
‎Dalam forum tersebut, Senfry mengusulkan lada, rumput laut, mie sagu, dan cokelat sebagai produk unggulan yang perlu dipertimbangkan untuk masuk dalam pendataan program OVOP.
‎
‎Keempat produk tersebut diharapkan dapat memperoleh perhatian dalam pengembangan potensi ekonomi daerah, terutama melalui penguatan identitas produk lokal, peningkatan kualitas, serta perluasan akses pasar.
‎
‎Program OVOP merupakan pendekatan pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal yang mendorong setiap daerah mengoptimalkan produk unggulannya. Melalui program ini, produk daerah diharapkan tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas.
‎
‎Rekonsiliasi data menjadi tahapan penting untuk memastikan informasi produk unggulan setiap daerah tersusun secara akurat, terverifikasi, dan memiliki kesamaan format sehingga dapat digunakan sebagai dasar perencanaan program pengembangan produk daerah.
‎
‎Melalui keikutsertaan dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur diharapkan dapat memperkuat pendataan potensi unggulan daerah sekaligus mendorong produk lokal agar semakin dikenal dan memiliki nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.
‎
‎Usulan lada, rumput laut, mie sagu, dan cokelat menjadi salah satu langkah awal dalam memperkenalkan potensi produk daerah melalui program OVOP, dengan harapan dapat membuka peluang pengembangan usaha dan memperkuat daya saing produk lokal di masa mendatang.

Syamsul/LRP

You cannot copy content of this page