Luwu Utara, Luwurayapos.com — Gerakan Polisi Peduli Pendidikan sebagai bagian dari Program 100 hari Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto teruspp digencarkan polres Luwu Utara sebagai wujud komitmen polri untuk lebih dekat dengan masyarakat. Salah satunya dengan menghadirkan polisi sebagai pembina upacara.
SMAN 1 Luwu Utara salah satunya. Dimana Kapolres Luwu Utara AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi bertindak sebagai pembina upacara dan menekankan beberapa poin penting di dalam amanatnya.
Narkoba, Penggunaan Knalpot Brong hingga Kenakalan Remaja menjadi poin yang disampaikan AKBP Ario dihadapan ratusan siswa siswi SMAN 1 Luwu Utara, Senin (19/10/2026).
“Adik-adik pesan saya Tolong jauhi narkoba. Saya berpesan seperti ini karna saya tau dan saya lihat sendiri bagaimana narkoba merusak badan, pikiran sampai merenggut nyawa pemakainya. Biasanya Berawal dari ajakan merokok sampai coba-coba. Jadi kalau ada yang ajak, jangan ragu untuk bilang Tidak.” Pesannya.
Selain itu, dihadapan para guru dirinya berpesan untuk ikut memberikan teguran kepada para siswa yang menggunakan knalpot brong. Menurutnya, salah satu potensi terjadinya kecelakaan berawal dari pelanggaran. Terlebih mayoritas pelajar saat ini dibekali kendaraan tanpa Surat Ijin Mengemudi.
“Luwu Utara termasuk dalam peringkat tertinggi angka kecelakaan lalu lintas dan mayoritas korban adalah pelajar. Berawal dari knalpot brong sampai balapan liar. Apalagi saat pengaturan lalu lintas pagi ini saya liat banyak sekali pelajar yang pakai motor padahal belum punya sim. Itu semua awal dari terjadinya konflik dan kecelakaan. Jadi tolong ini jadi perhatian kita semua khususnya para guru untuk menyampaikan ke orang tua.” Tegasnya.
Dirinya juga berharap agar pelajar dapat bersinergi dalam mewujudkan sitkamtibmas yang kondusif di kabupaten Luwu Utara. Lindungi generasi muda mulai dari lingkungan terdekat, “tandasnya.
Bahar/LRP













