Luwu Utara, Luwurayapos.com – Aliansi Perlawanan Rakyat Luwu menggelar aksi demonstrasi menuntut percepatan pemekaran Provinsi Luwu Raya. Aksi tersebut berlangsung di Kecamatan Tana Lili, tepatnya di perbatasan Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Luwu Timur, di jalur poros Trans Sulawesi, pada Senin (5/1/2026).

Dalam aksi ini, massa yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat setempat menyuarakan aspirasi agar pemerintah segera merealisasikan pemekaran Provinsi Luwu Raya sebagai daerah otonomi baru.
Tandi selaku Jenderal Lapangan dalam orasinya menegaskan bahwa perjuangan pemekaran Luwu Raya merupakan harapan besar masyarakat Tanah Luwu.
“Mekarkan Provinsi Luwu Raya. Harapan kami kepada negara agar segera mencabut kebijakan DOB, sehingga proses pemekaran Provinsi Luwu Raya dapat terlaksana secepatnya,” tegas Tandi.

Ia juga menyampaikan bahwa aksi tersebut melibatkan berbagai elemen organisasi mahasiswa, di antaranya Himpunan Kerukunan Mahasiswa Luwu Utara, HMI, GMNI, MMI, PMII, serta mahasiswa dari berbagai organisasi lainnya, bersama seluruh elemen masyarakat Tanah Luwu.
Selama berlangsungnya aksi, pengamanan dilakukan oleh aparat kepolisian dari Polres Luwu Utara, Polsek Bone-Bone, serta didukung oleh personel TNI. Kehadiran aparat bertujuan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan arus lalu lintas tetap terjaga.
Aksi demonstrasi tersebut berlangsung dengan aman dan tertib hingga selesai, tanpa adanya insiden yang mengganggu ketertiban umum.
(Deni -LRP)














