banner 720x90

Antrean Panjang di SPBU Tomoni, Kendaraan Terpantau Dilayani Berulang

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Aktivitas pelayanan BBM jenis Pertalite di SPBU Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Jumat (18/9/2026), terpantau diwarnai antrean kendaraan yang cukup panjang.

Di tengah antrean tersebut, terlihat seorang pengendara sepeda motor yang diduga kembali masuk untuk mendapatkan BBM dengan menggunakan jalur samping dan melewati barisan kendaraan yang sedang mengantre.

Pengendara tersebut kemudian diingatkan bahwa kendaraannya sebelumnya sudah masuk dan telah mendapatkan pelayanan. Karena antrean masih panjang, yang bersangkutan diminta untuk tidak kembali masuk melalui jalur tersebut dan memberikan kesempatan kepada pengguna kendaraan lainnya.

Namun, berdasarkan pantauan di lokasi, pengendara tersebut tetap mendorong sepeda motornya menuju area pelayanan dan akhirnya tetap dilayani oleh petugas SPBU.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari masyarakat yang sedang menunggu dalam antrean. Sejumlah warga mempertanyakan bagaimana antrean dapat cepat terurai apabila kendaraan yang sama kembali mendapatkan pelayanan ketika kendaraan lainnya masih menunggu.

“Bagaimana antrean tidak panjang kalau kendaraan yang sama dilayani? Bukan aturannya yang salah, tetapi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang tidak mau menghargai antrean dan pengguna kendaraan lainnya,” ujar salah seorang warga.

“Satpol PP ada saja di lokasi, masih seperti ini. Apalagi kalau tidak ada pemantauan, bagaimana lagi kondisi antreannya?” ujar warga tersebut.

Masyarakat berharap keberadaan petugas pengawasan dapat membantu memastikan aturan pelayanan diterapkan secara konsisten, termasuk mencegah kendaraan yang telah mendapatkan pelayanan kembali masuk melalui jalur lain ketika antrean masih panjang.

Persoalan antrean dinilai bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga membutuhkan kesadaran dari seluruh pengguna kendaraan untuk menghargai giliran masing-masing.

Pengguna kendaraan diharapkan tidak melakukan pengisian berulang maupun memotong antrean, sehingga kesempatan mendapatkan BBM dapat diberikan kepada pengguna kendaraan lainnya yang juga sedang menunggu.

Antrean panjang bukan hanya soal banyaknya kendaraan, tetapi juga soal kesadaran untuk menghargai hak orang lain yang sedang menunggu.

Musdiana/LRP

You cannot copy content of this page