Luwu Timur, Luwurayapos.com – Antrean kendaraan di SPBU Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, masih menjadi perhatian masyarakat. Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (16/9/2026), masih ditemukan kendaraan yang melakukan pengisian BBM secara berulang.
Selain itu, terlihat sejumlah orang yang disebut sebagai pegawai melintas melalui jalur depan tanpa mengikuti antrean. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat kendaraan masyarakat yang telah lebih dahulu menunggu dalam antrean.
Saat diingatkan untuk mengikuti antrean, yang bersangkutan tetap melakukan pengisian melalui jalur depan.
Kondisi ini mendapat tanggapan dari masyarakat yang sedang mengantre. Mereka berharap seluruh pengguna BBM dapat menghargai antrean, terlebih dalam kondisi SPBU yang saat ini masih dipadati kendaraan.
“Kalau mau cepat dilayani, jangan ke SPBU, karena SPBU saat ini memang sedang antre. Kami yang sudah lama menunggu juga punya kebutuhan yang sama. Kalau ada yang langsung lewat depan dan dilayani lebih dulu, kami yang sudah antre ini dianggap apa?” ujar salah seorang masyarakat.
Menurutnya, semua pengguna BBM sama-sama memiliki kebutuhan sehingga tidak seharusnya ada pihak yang mengambil jalur depan ketika antrean sedang berlangsung.
“Sama-sama butuh BBM, jadi mari saling menghargai dan mengikuti antrean. Jangan karena ingin cepat, hak masyarakat lain yang sudah menunggu justru diabaikan,” tambahnya.
Masyarakat berharap ketertiban antrean dapat diterapkan secara konsisten kepada seluruh pengguna SPBU, tanpa membedakan pekerjaan maupun status seseorang.
Di tengah kondisi antrean BBM yang masih terjadi, kesadaran untuk saling menghargai dinilai penting agar pelayanan dapat berlangsung tertib dan tidak menimbulkan kecemburuan di tengah masyarakat.
Luwurayapos.com terus melakukan pemantauan di lapangan dan berusaha menyajikan informasi secara berimbang dengan memberikan ruang kepada pihak terkait untuk memberikan klarifikasi.
Musdiana/LRP













