Luwu Timur, Luwurayapos.com — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Tahun 2026 sebagai wujud keseriusan dalam menghadirkan proses seleksi penerimaan murid baru yang objektif, akuntabel, dan transparan.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan terbuka tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Luwu Timur bersama Wakil Bupati.
Turut ambil bagian dalam penandatanganan komitmen tersebut, Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge, sebagai bentuk dukungan legislatif terhadap pelaksanaan sistem pendidikan yang bersih dan berintegritas
Dalam prosesi tersebut, para pimpinan daerah secara simbolis membubuhkan tanda tangan pada papan komitmen sebagai bukti kesepakatan bersama untuk menjaga integritas pelaksanaan SPMB 2026. Momentum ini menjadi langkah penting dalam memastikan seluruh tahapan penerimaan siswa baru berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik kecurangan.
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam dalam keterangannya menegaskan bahwa komitmen ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk tanggung jawab moral pemerintah kepada masyarakat.
“Melalui komitmen ini, kita ingin memastikan bahwa proses penerimaan peserta didik berjalan adil dan terbuka. Tidak ada ruang untuk praktik yang merugikan masyarakat. Semua harus sesuai aturan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge, menyampaikan dukungannya terhadap langkah pemerintah daerah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas di sektor pendidikan. Ia menilai, kolaborasi antara eksekutif dan legislatif sangat penting untuk mengawal kebijakan pendidikan agar tepat sasaran.
Penandatanganan komitmen bersama ini juga diikuti oleh sejumlah pemangku kepentingan lainnya sebagai bentuk sinergi dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas dan berintegritas di Kabupaten Luwu Timur.
Dengan adanya komitmen ini, diharapkan pelaksanaan SPMB Tahun 2026 di Luwu Timur dapat berlangsung dengan lancar, tertib, serta mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat.
Musdiana/LRP














