Luwu Timur, Luwurayapos.com – Kegiatan Pesona Srikandi Part 2 dan Jelajah Alam Mangkutana Part 4 yang digelar oleh Srikandi Adventure Celebes bersama Tracman Mangkutana sempat diwarnai insiden yang diduga pelemparan batu terhadap rider yang melintas di jalur kegiatan.
Insiden tersebut terjadi pada Jumat, 17 Januari 2026, sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WITA, di Desa Koroncia, ,Dusun petana, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, tepat di salah satu titik lintasan yang telah ditentukan oleh panitia.
Panitia kegiatan, saat dikonfirmasi Luwurayapos.com pada Minggu (18/1/2026), menjelaskan bahwa setelah kejadian tersebut, pihak panitia langsung mengambil langkah cepat dengan menghubungi Kepala Desa Koroncia melalui Kepala Dusun setempat.
“Teman-teman panitia langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa. Kami kemudian bertemu dengan warga yang diduga terlibat dalam insiden tersebut,” ujarnya
Dari hasil pertemuan itu, warga menyampaikan keberatan karena menganggap sebagian rider melintas dengan kecepatan cukup tinggi saat melewati area pemukiman. Warga pun mengingatkan agar para rider tidak memacu kendaraan secara berlebihan demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
Setelah pihak pemerintah desa turun langsung dan melakukan mediasi, situasi berhasil dikendalikan dan kembali kondusif. Kegiatan pun dapat dilanjutkan kembali sesuai dengan rencana.
Panitia juga mengimbau kepada seluruh rider agar tetap mengutamakan keselamatan serta menghormati masyarakat di sepanjang jalur lintasan.
“Alhamdulillah setelah pemerintah desa turun langsung, situasi aman dan kegiatan bisa dilanjutkan kembali,” tambahnya
Panitia berharap insiden serupa tidak kembali terjadi serta menekankan pentingnya komunikasi dan kerja sama antara panitia, peserta, dan masyarakat demi kelancaran serta keamanan kegiatan olahraga dan pariwisata di wilayah Mangkutana.
Musdiana/LRP













