banner 720x90

Firman Udding Bersama Jemaah Masjid Al Amin Paorebbae Patungan 120 Sak Semen untuk Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran

Luwu Timur , Luwurayapos.com – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Dusun Paorebbae, Desa Wewangriu, Kecamatan Malili, dalam membantu warga yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu.

Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Firman Udding, bersama jemaah Masjid Al Amin Paorebbae menggalang swadaya melalui patungan sebagai bentuk kepedulian terhadap proses pembangunan kembali rumah korban kebakaran.

Dari hasil kebersamaan tersebut berhasil terkumpul 120 sak semen yang langsung dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan rumah warga terdampak.

Saat ini, proses pembangunan telah memasuki tahap pemasangan pondasi.
Firman Udding mengaku bersyukur atas tingginya semangat kebersamaan masyarakat yang terus bergotong royong membantu sesama.

“Bersama jemaah Masjid Al Amin Paorebbae kita patungan. Alhamdulillah bisa terkumpul 120 sak semen,” ujar Firman, Senin (3/8/2026).

Ia mengapresiasi kekompakan Persatuan Keluarga Paorebbae yang secara swadaya terus memberikan bantuan demi mempercepat pembangunan rumah warga yang tertimpa musibah.

“Luar biasa Persatuan Keluarga di Paorebbae. Semua bergotong royong dan swadaya membantu membangun kembali rumah yang kebakaran,” katanya.

Menurut Firman, musibah kebakaran memang dapat menghanguskan harta benda, namun tidak boleh memadamkan harapan para korban untuk kembali bangkit.

“Musibah kebakaran dapat menghanguskan harta benda, tetapi tidak boleh memadamkan harapan. Di saat-saat sulit seperti ini, kepedulian dan kebersamaan adalah kekuatan terbesar untuk bangkit kembali,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan saling membantu kepada warga yang sedang menghadapi musibah.

“Mari kita ulurkan tangan, berbagi rezeki, tenaga, dan doa bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Sekecil apa pun bantuan yang kita berikan akan menjadi harapan besar bagi mereka,” pungkasnya.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa budaya gotong royong dan solidaritas masyarakat Luwu Timur masih terjaga dengan baik. Melalui kebersamaan, proses pembangunan rumah korban kebakaran diharapkan dapat segera rampung sehingga keluarga yang terdampak bisa kembali menempati rumah mereka.

Musdiana/LRP

You cannot copy content of this page