banner 720x90

Gotong Royong Kelurahan Magani Sambut Harkopnas, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Lingkungan

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Menyambut pelaksanaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) yang akan digelar di Kecamatan Nuha pada 6 Oktober 2026, Kelurahan Magani bersama sejumlah unsur masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan dan menata lingkungan, Senin (28/9/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Lurah Magani beserta jajaran, staf Kantor Kecamatan Nuha, mahasiswa KKN UIN Palopo, serta Ketua Srikandi Kabupaten Luwu Timur, Megawati Santoso.

Gotong royong dilakukan dengan membersihkan sejumlah area lingkungan, mengumpulkan sampah, serta menata kawasan yang akan mendukung rangkaian kegiatan Harkopnas. Seluruh peserta tampak bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Lurah Magani menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Kelurahan Magani terhadap pelaksanaan Harkopnas di Kecamatan Nuha. Menurutnya, persiapan kegiatan tidak hanya berkaitan dengan kesiapan lokasi, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Gotong royong bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antara pemerintah, mahasiswa, organisasi masyarakat, dan warga,” ujar Lurah Magani.

Keterlibatan mahasiswa KKN UIN Palopo juga menjadi bagian dari semangat pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mereka turut memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.

Sementara itu, Ketua Srikandi Kabupaten Luwu Timur, Megawati Santoso, turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya memberikan semangat bagi para peserta untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Kelurahan Magani berharap semangat gotong royong tidak hanya dilakukan dalam rangka menyambut Harkopnas, tetapi dapat terus menjadi budaya dalam kehidupan bermasyarakat.

Lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman diharapkan dapat mendukung kelancaran berbagai kegiatan masyarakat sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan warga Kecamatan Nuha.

“Bersama dalam gotong royong, menjaga lingkungan, mempererat kebersamaan, dan menyukseskan Harkopnas.”

Musdiana/Lrp

You cannot copy content of this page