Luwu Timur, Luwurayapos.com — Peringatan Hari UMKM Nasional 2026 yang jatuh pada 12 Agustus menjadi momentum untuk memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Mengusung semangat “UMKM Terkoneksi, Tumbuh, Berinovasi”, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perindustrian (Disdagkop-UKMP) terus mendorong pelaku UMKM agar semakin berkembang, mandiri dan memiliki daya saing.
Kepala Disdagkop-UKMP Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktovianus, mengatakan UMKM memiliki posisi strategis dalam menggerakkan perekonomian sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.
Menurutnya, konektivitas menjadi salah satu kunci pengembangan UMKM di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Pelaku usaha dituntut tidak hanya mempertahankan kualitas produk, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan pasar.
“UMKM harus terus terkoneksi, baik dengan pemerintah, sesama pelaku usaha maupun pasar. Dengan konektivitas yang baik, UMKM bisa tumbuh dan terus berinovasi,” ujar Senfry 14/8/2026
Ia juga mendorong pelaku UMKM di Luwu Timur untuk meningkatkan kualitas produk, kemasan, pemasaran serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana memperluas jangkauan pasar.
Disdagkop-UKMP, kata dia, akan terus memberikan pembinaan dan mendorong terciptanya ekosistem usaha yang dapat mendukung pelaku UMKM untuk berkembang.
Momentum Hari UMKM Nasional diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh pelaku usaha di Luwu Timur untuk terus berkreasi dan memanfaatkan berbagai peluang yang ada.
“Selamat Hari UMKM Nasional 2026. Mari kita wujudkan UMKM yang terkoneksi, tumbuh dan terus berinovasi untuk memperkuat ekonomi masyarakat dan daerah,” pungkasnya.
Musdiana/LRP













