banner 720x90

Hujan Deras, Desa Wonorejo Timur Jadi Langganan Banjir

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Intensitas hujan yang tinggi kembali menyebabkan Desa Wonorejo Timur, Kecamatan Mangkutana, menjadi langganan banjir, Minggu (3/5/2026).

Luapan air diduga berasal dari Sungai Magege yang tidak mampu menampung debit air saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Akibatnya, air meluap ke permukiman warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Sekretaris Desa Wonorejo Timur, Mas Joni yang akrab disapa Mas Carik, mengungkapkan bahwa berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah desa bersama masyarakat. Langkah jangka pendek berupa gotong royong massal sudah dilaksanakan, namun belum mampu mengatasi persoalan secara maksimal.

“Jangka pendek sudah kita lakukan melalui gotong royong massal, tapi memang masih belum berhasil sepenuhnya,” ujarnya kepada tim liputan Luwurayapos.

Ia menambahkan, penyebab banjir tidak hanya berasal dari luapan Sungai Magege, tetapi juga diduga akibat besarnya debit air kiriman dari wilayah Desa Wonorejo dan Maleku yang mengalir hingga melintasi kawasan terdampak.

“Dugaan kami, selain luapan Sungai Magege, juga karena debit air dari Desa Wonorejo dan Maleku yang cukup besar hingga menyebrang ke wilayah kami,” jelasnya.

Untuk penanganan jangka menengah, pemerintah Desa Wonorejo Timur telah mengajukan proposal normalisasi Sungai Magege. Proposal tersebut bahkan telah mendapat disposisi dari Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dan saat ini tinggal menunggu tindak lanjut.

“Proposal kita sudah didisposisikan oleh pak bupati, tinggal menunggu realisasi,” tambahnya.

Sementara itu, solusi jangka panjang yang diharapkan dapat menjadi penanganan permanen adalah pelebaran drainase di sepanjang jalan trans. Langkah ini dinilai mampu mengurangi potensi luapan air saat curah hujan tinggi.

“Ke depan kita minta pelebaran drainase di jalan trans, semoga ini jadi solusi paling efektif,” jelasnya.

Di sisi lain, warga yang terdampak banjir mengaku telah lama menghadapi kondisi tersebut dan berharap ada langkah nyata yang segera direalisasikan.

“Kami ini hampir setiap hujan deras pasti kebanjiran. Air cepat sekali masuk ke rumah. Kami berharap ada solusi nyata, bukan hanya sementara, supaya kami bisa tenang kalau hujan turun,” ungkap salah satu warga.

Ia juga berharap rencana normalisasi sungai dan pelebaran drainase benar-benar segera dilaksanakan agar masyarakat tidak terus-menerus menghadapi banjir setiap musim hujan.

“Kalau bisa secepatnya direalisasikan, karena kami sudah capek tiap hujan turun menghadapi banjir seperti ini,” tutupnya.

Musdiana/LRP

banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90

You cannot copy content of this page