banner 720x90

Inovasi “Jendela Dunia Disabilitas” Luwu Timur Maju ke Guangzhou International Award for Urban Innovation 2026

Luwu Timur , Luwurayapos.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menorehkan langkah progresif di tingkat internasional. Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), inovasi bertajuk “Jendela Dunia Disabilitas” (The Window to the World for People with Disabilities) resmi didaftarkan dalam ajang bergengsi Guangzhou International Award for Urban Innovation 2026 pada 27 Februari 2026.

Inovasi ini hadir sebagai jawaban atas persoalan administrasi kependudukan yang selama ini dihadapi anak-anak penyandang disabilitas, khususnya di wilayah terpencil Luwu Timur. Sebelum program ini berjalan, tidak sedikit anak disabilitas yang belum memiliki dokumen kependudukan akibat hambatan geografis maupun faktor sosial. Padahal, identitas hukum merupakan pintu masuk untuk memperoleh layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

Melalui pendekatan jemput bola berbasis data, Disdukcapil Luwu Timur mengubah pola layanan dari sistem pasif menjadi proaktif. Dengan dukungan portal pelaporan digital berbiaya rendah, tim pelayanan mampu memetakan kebutuhan administrasi secara real-time melalui sistem “Demand Map” atau peta permintaan layanan. Strategi ini memungkinkan petugas menjangkau warga hingga ke pelosok desa.

Kabid Pencatatan Sipil Luwu Timur Rosmala Dewi Amir kepada Luwurayapos 2/3/2026 menjelaskan bahwa inovasi ini bukan hanya soal digitalisasi, melainkan perubahan paradigma pelayanan publik yang menempatkan kelompok rentan sebagai prioritas utama.

“Identitas adalah hak dasar setiap warga negara. Melalui program ini, kami memastikan tidak ada lagi anak disabilitas yang terlewat dari sistem administrasi negara,” ujarnya.

Sejumlah capaian telah dirasakan sejak program ini dijalankan. Terjadi peningkatan signifikan penerbitan dokumen kependudukan bagi anak-anak marjinal, efisiensi biaya operasional hingga 30 persen melalui optimalisasi rute layanan, serta jaminan keberlanjutan program karena dibiayai penuh melalui APBD tanpa ketergantungan pada bantuan eksternal.

Keikutsertaan dalam Guangzhou Award 2026 menjadi momentum bagi Luwu Timur untuk berbagi praktik baik di forum global. Pemerintah daerah optimistis model layanan “Low-Code, High-Impact” yang diterapkan dapat direplikasi oleh daerah lain dengan karakteristik serupa.

Partisipasi ini sekaligus menegaskan komitmen Luwu Timur dalam mewujudkan prinsip pembangunan inklusif, memastikan setiap warga, tanpa terkecuali, memperoleh hak yang sama dalam pelayanan publik.

Musdiana/LRP

banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90

You cannot copy content of this page