Jakarta, Luwurayapos.com – Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perindustrian (Disdakop-UKMP) Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktovianus, melakukan pertemuan dengan Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di Jakarta, Senin (20/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana pemanfaatan bangunan Andi Nyiwi Park di Kecamatan Malili sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan Lutim Mart.
Selain itu, turut dibahas tindak lanjut pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2026 yang berkaitan dengan penguatan tata kelola sektor perdagangan di daerah.
Pemanfaatan Andi Nyiwi Park untuk pelaksanaan Lutim Mart diharapkan menjadi ruang promosi dan pemasaran produk unggulan Kabupaten Luwu Timur sekaligus menjadi pusat aktivitas ekonomi yang mampu mendorong pertumbuhan pelaku usaha lokal, khususnya UMKM.
Dalam pembahasannya, Disdakop-UKMP Luwu Timur dan Kementerian Perdagangan RI juga mendiskusikan langkah-langkah strategis dalam implementasi PP Nomor 3 Tahun 2026 agar dapat dioptimalkan pelaksanaannya di daerah.
Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dinilai penting untuk memastikan regulasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sektor perdagangan dan pemberdayaan pelaku usaha.
Kepala Disdakop-UKMP Luwu Timur, Senfry Oktovianus, menyampaikan bahwa koordinasi dengan Kementerian Perdagangan RI merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk terus menghadirkan program dan kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha dan masyarakat.
“Kami berharap melalui koordinasi ini, rencana pelaksanaan Lutim Mart dapat berjalan optimal dan tindak lanjut PP Nomor 3 Tahun 2026 dapat diimplementasikan dengan baik di Kabupaten Luwu Timur. Sinergi dengan pemerintah pusat menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap berbagai program strategis di sektor perdagangan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta daya saing produk lokal di Bumi Batara Guru.
Musdiana/LRP













