Luwu Timur, Luwurayapos.com – Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur, Rabiah, menjadi pemateri dalam kegiatan Master of Trainer Program Kesehatan Gigi dan Mulut (Healthier Smiles Program) yang berlangsung di Aula Seminar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Timur, 21–23 Juli 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Celosia Marennu Indonesia dan Save The Children bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ini bertujuan meningkatkan kesehatan anak usia sekolah dasar sekaligus mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam mendukung perilaku hidup sehat sejak dini.
Rabiah yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan Master of Trainer dipercaya membawakan materi pada hari kedua pelaksanaan kegiatan, Rabu (22/7/2026).
Keikutsertaannya menunjukkan komitmen Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan anak melalui edukasi yang terintegrasi di lingkungan madrasah dan sekolah dasar.
Dalam pemaparannya, Rabiah menyampaikan materi tentang Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), waktu-waktu penting mencuci tangan, serta pencegahan penularan penyakit. Ia menegaskan bahwa kebiasaan mencuci tangan dengan sabun merupakan langkah sederhana namun sangat efektif dalam menjaga kesehatan anak.
“Pembiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun pada waktu-waktu penting adalah benteng utama dalam mencegah penularan berbagai penyakit pada anak. Namun, keberhasilan pembiasaan ini memerlukan dukungan bersama antara sekolah dan keluarga agar menjadi karakter yang melekat pada anak sejak dini,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai unsur pendidikan dan kesehatan yang nantinya diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam mengedukasi siswa, guru, serta orang tua terkait pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Selain fokus pada edukasi kesehatan, panitia juga menerapkan prinsip ramah lingkungan dengan menyediakan fasilitas air minum isi ulang dan mengimbau peserta membawa tumbler pribadi guna mengurangi penggunaan sampah plastik selama kegiatan berlangsung.
Melalui program ini, diharapkan tercipta generasi yang lebih sehat, memiliki kesadaran terhadap kebersihan diri, serta didukung oleh lingkungan sekolah dan keluarga yang aktif menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Musdiana/LRP













