banner 720x90

Keluhan Warga soal Antrean Solar di SPBU Pancakarsa, Minta Pelayanan Sesuai Antrean dan Ketentuan

Luwu Timur, Luwurayapos.com — Sejumlah masyarakat menyampaikan keluhan terkait antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar di SPBU Pancakarsa, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Minggu (27/9/2026).

Keluhan warga berkaitan dengan ketertiban antrean serta pola pelayanan kendaraan di sekitar jalur pengisian. Masyarakat yang telah menunggu cukup lama berharap seluruh kendaraan mendapatkan pelayanan sesuai urutan dan ketentuan yang berlaku.

Salah seorang warga yang ditemui Tim Liputan Luwurayapos mengaku telah berjam-jam mengantre dan berharap pihak SPBU memberikan pelayanan secara adil.

“Kami sudah berjam-jam mengantre. Harapan kami pihak SPBU betul-betul memberikan pelayanan yang adil. Jangan sampai kendaraan yang lewat jalur depan dilayani, sementara kami yang sudah lama mengantre belum tentu mendapatkan solar,” keluhnya.

Selain persoalan antrean, warga juga berharap pihak SPBU lebih memperhatikan kendaraan yang rutin melakukan pengisian, khususnya dalam penerapan ketentuan ganjil-genap.

Menurut warga, pihak SPBU dinilai dapat mengetahui kendaraan yang sering melakukan pengisian sehingga penerapan aturan ganjil-genap diharapkan dilakukan secara konsisten terhadap seluruh kendaraan yang dilayani.

Hal tersebut menjadi perhatian warga setelah mereka mengaku masih melihat adanya pelayanan terhadap kendaraan dengan pelat nomor genap pada tanggal ganjil, sementara masyarakat lainnya menunggu dalam antrean dan berupaya mengikuti ketentuan yang diberlakukan.

“Kalau memang aturan ganjil-genap diberlakukan, kami berharap diterapkan kepada semua kendaraan tanpa membeda-bedakan. Pihak SPBU juga tentu bisa melihat kendaraan mana yang sering datang mengisi,” ujar warga.

Masyarakat berharap pihak SPBU Pancakarsa dapat memperketat pengawasan terhadap antrean maupun pemeriksaan kesesuaian pelat nomor kendaraan dengan ketentuan ganjil-genap sebelum pengisian dilakukan.

Keluhan tersebut merupakan aspirasi masyarakat pengguna BBM subsidi. Warga berharap pelayanan dilakukan secara tertib, transparan, dan konsisten sehingga tidak menimbulkan kesan adanya perbedaan perlakuan antara kendaraan yang mengikuti antrean maupun ketentuan ganjil-genap.

Musdiana/LRP

You cannot copy content of this page