Luwu Timur , Luwurayapos.com – Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur melakukan monitoring lapangan di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Wotu dan Burau, Kamis (3/9/2026).
Monitoring tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja DPRD dalam rangka pembahasan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Kegiatan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan dan fasilitas pelayanan publik sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
Anggota DPRD Luwu Timur dapil III, Harisal bersama Muhammad Nur melakukan peninjauan sejumlah fasilitas pendidikan di Kecamatan Wotu.
Lokasi pertama yang dikunjungi yakni SMP Negeri 2 Wotu. Dalam kunjungan tersebut, Risal melihat langsung kondisi plafon perpustakaan yang sebagian sudah berjatuhan.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Desa Lauwo, tepatnya di SDN 101 Lauwo. Di sekolah tersebut, DPRD menemukan kondisi Ruang Kelas Baru (RKB) yang bagian lantainya sudah mengalami kerusakan, sementara plafon bangunan juga sudah berjatuhan.
Kondisi fasilitas tersebut menjadi perhatian DPRD mengingat sarana pendidikan yang aman dan layak sangat dibutuhkan untuk menunjang proses belajar mengajar.
Anggota DPRD Luwu Timur Dapil III, Muhammad Nur, turut memberikan perhatian terhadap hasil monitoring tersebut. Menurutnya, kunjungan lapangan penting dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi fasilitas pendidikan di wilayah Wotu dan Burau.
Kerusakan yang ditemukan, kata Muhammad Nur, perlu dicatat dan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan prioritas penanganan sesuai tingkat kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.
“Kita melihat langsung kondisi di lapangan. Fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan tentu perlu menjadi perhatian, terutama yang menyangkut keamanan dan kenyamanan siswa serta guru,” ujar Muhammad Nur.
Ia berharap hasil monitoring dapat menjadi bahan pembahasan bersama pemerintah daerah sehingga fasilitas pendidikan yang membutuhkan penanganan dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai skala prioritas.
Sementara itu, Risal mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan DPRD mendapatkan informasi langsung dari lapangan sebelum pembahasan Perubahan APBD 2026.
“Yang kita lihat hari ini menjadi catatan dan bahan bagi DPRD untuk dibahas lebih lanjut sesuai kebutuhan dan skala prioritas,” kata Risal.
Hasil monitoring di SMP Negeri 2 Wotu dan SDN 101 Lauwo selanjutnya akan menjadi bahan DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan sekaligus pembahasan Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran 2026.
Monitoring Dapil III yang meliputi Kecamatan Wotu dan Burau diharapkan dapat memperkuat perhatian terhadap berbagai kebutuhan pembangunan, termasuk peningkatan dan perbaikan sarana pendidikan di wilayah tersebut.
Musdiana/LRP













