banner 720x90

Pejuang Subuh di Desa Solo, Bupati Lutim Dorong Generasi Muda Beriman, Berilmu dan Berprestasi

Luwu Timur , Luwurayapos.com – Program unggulan “Pejuang Subuh” kembali digelar sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam membentuk generasi muda yang beriman, berilmu, disiplin, dan berprestasi 12/9/2026

Kegiatan yang menyasar peserta didik tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) tersebut berlangsung di Masjid At-Taqwa, Desa Solo, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (12/9/2026).

Pelaksanaan Pejuang Subuh kali ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, S.T., M.T., IPM, bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Raoda K, S.Pd., M.Si.

Kehadiran Bupati bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi bentuk dukungan terhadap program yang diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun karakter dan kedisiplinan peserta didik sejak usia dini.

Melalui kebiasaan bangun lebih awal dan melaksanakan salat Subuh secara berjamaah, para siswa diharapkan tidak hanya mendapatkan pembiasaan dalam kehidupan beragama, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat untuk meraih prestasi.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Luwu Timur bersama jajaran turut berinteraksi dengan para peserta. Kehadiran langsung pimpinan daerah di tengah anak-anak diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memperkuat semangat mereka dalam mengikuti program Pejuang Subuh.

Program ini juga menjadi ruang pembinaan karakter yang melibatkan lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Sebab, pembentukan generasi yang unggul tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh nilai moral, kedisiplinan, serta kebiasaan positif yang ditanamkan sejak dini.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus mendorong agar Pejuang Subuh tidak berhenti sebagai sebuah program seremonial, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan positif yang hidup di tengah peserta didik.

Dengan pembiasaan tersebut, generasi muda Luwu Timur diharapkan tumbuh sebagai generasi yang beriman, berilmu, berkarakter, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah.

Musdiana/LRP

You cannot copy content of this page