banner 720x90

Pemkab Luwu Timur Perketat Pengawasan BBM Eceran di Mangkutana

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian (Dagkop-UKMP) bersama Satpol PP, pihak Kecamatan Mangkutana, serta Kasi Trantib, turun langsung melakukan pengawasan terhadap penjualan BBM eceran di wilayah Kecamatan Mangkutana 2/2/2026

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menekan praktik penjualan BBM dengan harga tidak wajar yang dinilai meresahkan masyarakat. Tim gabungan menyasar sejumlah pengecer BBM di beberapa titik untuk memastikan harga jual sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam Pantauan Tim Liputan Luwurayapos, petugas tidak hanya melakukan pengecekan harga, tetapi juga memberikan imbauan kepada para pengecer agar tidak memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga secara sepihak. Pemerintah daerah menegaskan bahwa ketersediaan BBM di wilayah Luwu Timur saat ini terpantau aman, sehingga tidak ada alasan bagi pengecer untuk menjual dengan harga di atas ketentuan.

Selain itu, staf Koperindag R.Harun juga mengingatkan bahwa apabila ditemukan pelanggaran di lapangan, maka akan dilakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku. Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus melindungi masyarakat sebagai konsumen.

“Pemkab Luwu Timur berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara berkala demi menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang wajar” ujar R.Harun

Sementara itu, salah satu pengecer BBM di Kecamatan Mangkutana, tepatnya di Desa Pancakarsa, saat didatangi petugas mengaku menjual Pertamax dengan harga Rp18.000 per botol dan Pertalite Rp13.000 per botol. Ia juga menyampaikan bahwa stok Pertalite yang dijual masih berasal dari Poso, sehingga harganya masih dijual di atas harga normal.

Mus/Alm/Sul/LRP

You cannot copy content of this page