banner 720x90

Petani Muda Tomoni Timur Buktikan Bertani Bisa Jadi Jalan Menuju Kemandirian Ekonomi

Luwu Timur , Luwurayapos.com – Semangat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian terus menunjukkan potensi besar di Kabupaten Luwu Timur. Salah satunya ditunjukkan Putu Agus Yoga Semadi, petani muda asal Desa Alam Buana, Kecamatan Tomoni Timur.

Putu Agus memilih menekuni dunia pertanian sejak 2016. Sebelumnya, ia sempat mengabdi sebagai tenaga kesehatan pada 2013 dan kemudian bekerja sebagai tenaga upah jasa. Pada 2018, ia memutuskan mengundurkan diri dan fokus mengembangkan usaha pertaniannya.

Keputusan tersebut kini mulai membuahkan hasil. Tidak hanya mengembangkan usaha pertanian secara mandiri, Putu Agus juga mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam kepengurusan kelompok tani.

Ia menyebut, dana kelompok tani yang dikelolanya saat ini telah mencapai sekitar Rp281 juta. Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana kelompok tani dapat berkembang ketika dikelola dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Dari usaha pertaniannya, Putu Agus mengungkapkan bahwa pada harga gabah sekitar Rp5.000 per kilogram, dirinya dapat memperoleh keuntungan bersih sekitar Rp30 juta per musim. Sementara jika harga gabah mencapai Rp7.000 per kilogram, keuntungan bersih dapat berada di kisaran Rp50–60 juta per musim, dengan masa satu musim sekitar enam bulan.

Pengelolaan usaha tersebut juga telah melibatkan tenaga kerja. Sejumlah pekerjaan, termasuk perawatan tanaman, dilakukan oleh pekerja yang diberdayakan dalam kegiatan pertaniannya.

Bagi Putu Agus, menjadi petani bukan sekadar pilihan pekerjaan, tetapi merupakan peluang untuk membangun kemandirian ekonomi sekaligus berkontribusi terhadap sektor pangan.

Ia berharap kisahnya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya agar tidak ragu memilih sektor pertanian sebagai profesi maupun peluang usaha.

Menurutnya, pertanian memiliki prospek yang menjanjikan apabila dikelola secara serius, disertai kemauan untuk belajar, perencanaan yang matang, serta keberanian untuk terus mencoba.

Kisah Putu Agus dari Desa Alam Buana menjadi bukti bahwa generasi muda juga memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian. Dari lahan pertanian, ia membangun usaha, memberdayakan tenaga kerja, sekaligus menunjukkan bahwa menjadi petani muda bukanlah pilihan yang harus dipandang sebelah mata.

Justru, dengan pengelolaan yang baik dan semangat untuk berkembang, pertanian dapat menjadi salah satu jalan menuju masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera.

Tim Liputan Luwurayapos
29 Agustus 2026

Musdiana/LRP

You cannot copy content of this page