Luwu Timur , Luwurayapos.com – Sekretaris Daerah, Dr. Ramadhan Pirade menyambut kunjungan lapangan Tim National Steering Committee Central Project Management Unit (CPMU) dan Project Implementation Unit (PIU) pada Program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) yang dilaksanakan di Aula Sasana Praja Kantor Bupati, Selasa (01/09/2026).
Tim tersebut merupakan gabungan dari Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, dan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
Kunjungan lapangan ini dilakukan secara terpadu dalam rangka melakukan verifikasi teknis sekaligus melihat kesiapan daerah dalam memperbaiki dan meningkatkan sistem pengelolaan persampahan.
Dalam sambutannya, Dr. Ramadhan Pirade menyampaikan bahwa verifikasi teknis dan kunjungan lapangan tersebut merupakan tahapan krusial bagi Kabupaten Luwu Timur dalam upaya memenuhi seluruh persyaratan untuk berpartisipasi secara penuh dalam program LSDP.
“Kunjungan kerja pada hari ini merupakan momentum yang sangat strategis dan telah lama kami nantikan. Selamat datang di “Bumi Batara Guru”, Kabupaten Luwu Timur, kepada seluruh rombongan tim verifikasi teknis LSDP dari Jakarta,” ujar Dr. Ramadhan Pirade.
Sekda melanjutkan, seiring dengan pesatnya pertumbuhan penduduk dan laju pembangunan daerah di Luwu Timur tantangan di sektor pelayanan publik, khususnya dalam pengelolaan sampah dan infrastrukturnya, juga semakin kompleks.
“Peningkatan volume timbulan sampah harian Kabupaten Luwu Timur sekitar 160 ton per hari tidak lagi bisa diselesaikan dengan metode konvensional seperti kumpul, angkut, dan buang. Kita membutuhkan sebuah sistem yang terintegrasi, modern, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan komitmen kuat dan tekad bulat untuk mentransformasi sistem pengelolaan persampahan menuju Zero Waste.
Berbagai persiapan terus dilakukan, mulai dari kelengkapan dokumen, regulasi daerah, kesiapan lahan, hingga alokasi anggaran pendamping yang menjadi prasyarat program LSDP.
Ramadhan berharap hasil dari verifikasi lapangan nantinya dapat berujung pada intervensi fisik berupa pembangunan fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Tempat Penolahan Sampah Reduce, ReUse dan Recycle (TPS3R), penyediaan armada angkutan sampah yang memadai, serta infrastruktur penunjang lainnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kunci keberhasilan dari pengelolaan persampahan terletak pada sistem tata kelola, kelembagaan yang kuat, serta perubahan perilaku masyarakat.
“Melalui kesempatan yang baik ini, saya juga ingin mendorong peran aktif dari pihak swasta, khususnya jajaran perusahaan pertambangan yang beroperasi di Luwu Timur,” pesannya.
Ia juga menginstruksikan seluruh Kepala OPD terkait agar mendampingi Tim LSDP secara proaktif selama proses peninjauan lapangan serta menyajikan data yang akurat, transparan, dan komprehensif.
“Mari kita buktikan bahwa Kabupaten Luwu Timur adalah daerah yang sangat layak dan siap untuk menjalankan amanah dari program LSDP ini,” pungkas Ramadhan.
Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Djuana Fachruddin, Tim program LSDP Kemendagri RI, Destriana Farid, Tim CPMU Kemendagri RI, Adzan Irman, para Kepala OPD terkait, Camat Malili, Kepala Desa Puncak Indah, perusahaan swasta, para Kepala Sekolah, dan tamu undangan lainnya. (nor/ikp-humas/kominfo-sp/Lrp)













