Luwu Timur, Luwurayapos.com – Bencana alam tanah longsor yang terjadi di kawasan hutan Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, mengakibatkan kerusakan pada pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 8 inci milik Perumdam Waemami 13/6/2026
Akibat kejadian tersebut, pasokan air bersih ke wilayah pelayanan Cabang IKK Mangkutana dan sejumlah wilayah lainnya mengalami gangguan.
Material longsoran berupa tanah dan batuan dilaporkan menghantam jalur pipa utama hingga menyebabkan kerusakan fisik pada jaringan distribusi air bersih. Kerusakan ini berdampak pada menurunnya tekanan air bahkan penghentian sementara aliran air ke sejumlah pelanggan di wilayah terdampak.
Adapun wilayah yang terdampak gangguan distribusi air bersih meliputi sebagian wilayah Kecamatan Mangkutana, serta Desa Manunggal dan Desa Bangun Karya di Kecamatan Wotu.
Manajemen Perumdam Waemami menjelaskan bahwa lokasi kerusakan berada di kawasan hutan Desa Kasintuwu yang menjadi jalur utama distribusi air menuju wilayah pelayanan pelanggan.
“Akibat pergeseran tanah yang terjadi, pipa JDU 8 inci mengalami kerusakan sehingga distribusi air bersih kepada pelanggan terganggu. Saat ini kami terus memantau kondisi lapangan dan akan segera melakukan perbaikan setelah lokasi dinyatakan aman bagi petugas,” jelas pihak Perumdam Waemami.
Untuk mempercepat pemulihan layanan, tim teknis Perumdam Waemami telah melakukan koordinasi dan persiapan perbaikan. Namun, proses pengerjaan masih menunggu kondisi medan yang aman mengingat potensi longsor susulan masih perlu diantisipasi.
Perumdam Waemami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat bencana alam tersebut.
Pelanggan yang wilayahnya masih mendapatkan aliran air diimbau untuk menampung air secukupnya sebagai cadangan kebutuhan sehari-hari selama proses perbaikan berlangsung.
Masyarakat juga diminta menggunakan air secara bijak hingga distribusi kembali normal.
Perumdam Waemami akan terus memberikan informasi perkembangan proses perbaikan kepada pelanggan dan berupaya semaksimal mungkin agar layanan air bersih dapat segera pulih kembali.
“Gangguan distribusi air bersih diperkirakan terjadi di wilayah pelayanan Kecamatan Mangkutana serta Desa Manunggal dan Desa Bangun Karya, Kecamatan Wotu, yang terhubung dengan jalur distribusi utama terdampak longsor.”
Musdiana/LRP













